Minggu, 18 Maret 2018

Sumber : https://makinrajin.com/prospek-kerja-teknik-informatika/


1. Peluang/Prospek Kerja Jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer : Mobile Programmer

mobile programmer
 
Lulusan jurusan Teknik Informatika pasti tugasnya membuat program. Seorang programmer terbaik itu mampu untuk membuat program perangkat lunak dari komputer dari nol sehingga bisa membuat seseorang lebih mudah dalam mengerjakan tugasnya.
 
Programmer itu profesi yang cukup digemari banyak orang karena kelebihannya, apa saja kelebihan yang dimiliki seorang programmer ?
 
Programmer itu harus memiliki kemampuan dalam menguasai bahasa pemrograman. Karena tanpa menguasai bahasa pemrograman, sang programmer tidak bisa membuat sebuah program. Bahasa pemrograman itu ibaratnya seperti pondasi dalam sebuah program aplikasi.
 
Untuk menjadi sang mobile programmer itu, Anda disarankan menguasai bahasa pemrograman Java. Tetapi, itu juga tergantung dari perusahaan, akan memakai bahasa pemrograman Java atau yang lainnya. Biasanya, jika ingin membuat aplikasi android menggunakan Java.
 
Saat ini, banyak orang yang lebih menggunakan android ketimbang desktop / PC. Itu merupakan peluang bagi Anda yang suka membuat aplikasi android. Terlebih, aplikasi android tersebut bisa lebih optimal karena bisa dipasangi iklan.
Itu karena Java termasuk ke dalam salah satu bahasa pemrograman terbaik yang paling banyak digunakan para progammer.
 

2. Peluang/Prospek Kerja Jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer : Tenaga Pendidik IT

Pengajar IT
 
 
Seorang lulusan jurusan Teknik Informatika ternyata juga bisa menjadi pengajar IT seperti dosen atau guru, termasuk guru SD. Hal itu dikarenakan kebutuhan IT yang sangat diperlukan di masa yang akan datang sehingga siswa SD pun sejak sekarang sudah dibekali wawasan tentang dunia teknologi sehingga mereka menjadi melek IT/ Teknologi.
 
IT kini sudah menjalar di mana-mana, hingga pada sekolah dasar (SD) pun sudah terdapat mata pelajaran berbasis komputer / teknologi ini. Namun, pelajaran teknologi yang dipelajari di SD dengan di SMP pastinya berbeda tingkat kesulitannya.
 
Bagi Anda lulusan Teknik Informatika yang tidak terlalu suka berlama-lama duduk di depan komputer, Anda bisa mencoba profesi yang satu ini. Anda tidak harus duduk berlama-lama di depan komputer karena tugas utama Anda itu mengajarkan pendidikan teknologi / IT kepada murid-murid Anda.
 

3. Peluang/Prospek Kerja Jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer : Software Engineer

Seorang programmer juga banyak dijumpai di berbagai tempat dengan menjadi ahli Software Engineer.

Software Engineer biasanya mengembangkan perangkat lunak menjadi berbagai macam keperluan yang dapat di gunakan untuk mendukung pekerjaan atau yang lainnya. Di dalam mpengembangan software tersebut seorang engineer harus benar-benar memiliki skill bagus dibalik ilmu teknik informatika yang ia kuasai.

 

Seorang ahli software engineer biasanya sangat pandai membuat perangkat lunak yang ia kebangkan untuk simulasi-simulasi teknologi yang sering kita jumpai. Itulah salah satu prospek terbaik bagi lulusan informatika.

Selain itu, profesi software engineer juga harus pandai dan mahir dalam bahasa pemrograman. Tidak hanya itu, sebenarnya software engineer harus memahami kelima hal ini selain bahasa pemrograman.

Tugas utama profesi ini adalah mengembangkan program aplikasi yang sebelumnya telah dibuat sang programmer. Jika diibaratkan, programmer itu membuat program awal, lalu dikembangkan oleh Software Engineer.

Sebenarnya, programmer juga bisa mengembangkan sebuah program aplikasi. Dengan kata lain, Software Engineer itu termasuk Programmer, tetapi Programmer belum tentu Software Engineer. Tujuan diadakan pengembangan perangkat adalah agar perangkat tersebut lebih menghasilkan kinerja yang efektif.

Profesi software engineer juga bisa membuat plugin untuk sebuah web / CMS, seperti wordpress. Hai itu juga termasuk upaya mengembangkan sebuah program aplikasi perangkat lunak.

Kriteria yang harus dijadikan acuan dalam mengembangkan sebuah perangkat aplikasi adalah :

  • ·      Efektif dan Efisien, artinya perangkat tersebut bisa bekerja lebih cepat, lebih berkualitas, dan lebih hemat energi.
  • ·      Maintabilityperangkat aplikasi bisa dirawat dan dipelihara dalam jangka waktu yang panjang, bahkan selamanya.
  • ·      Dependability, bisa mengikuti perkembangan teknologi sehingga lebih mudah dalam hal pengembangan
  • ·   Usability, bisa memenuhi kebutuhan yang diinginkan.
  • ·      Robusthal ini cukup penting karena menyangkut keinginan sang pengguna. Jika program sudah meliputi hal di atas, tetapi tidak bisa mengikuti keinginan pengguna, maka sia-sia kerja sang programmer.

4. Peluang/Prospek Kerja Jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer : System Analyst atau System Integrator

Berkaitan dengan perangkat lunak yang sering kita gunakan dan yang ahli informatika pakai dalam pekerjaannya membangun sebuah teknologi. 

system analyst
 

Perangkat lunak atau program erat kaitannya dengan komputer tentunya, seabagi lulusan teknik informatika juga mempunyai prospek cemerlang untuk kerja sebagai System Analyst.

System Analyst adalah profesi yang memiliki tanggung jawab atas perencanaan, koordinasi, dan analisa sistem perangkat lunak yang telah direkomendasikannya. 

Tugas utama profesi System Analyst / System Integrator adalah menganalisa sistem yang akan dibuat. Selain itu, seorang analis sistem setidaknya memiliki keahlian analisis, manajerial, interpersonal, dan teknis.

Seorang System Analyst biasanya dapat melakukan analisa terhadap sistem atau program yang basisnya teknologi dan informasi. Dari hasil analisis tadi kemudian ia berusaha menemukan jalan keluar.

Biasanya, tugas profesi System Analyst / System Integrator adalah sebagai berikut :
a. Berinteraksi dengan client untuk memahami kebutuhan perangkat lunak / keras yang diperlukan
b. Berinteraksi dengan designer untuk membuat rancangan UI (User Interface) supaya tidak terjadi salah paham.
c. Berinteraksi dengan programmer untuk membuatkan sebuah program perangkat yang diminta oleh pelanggan dan dirancang oleh designer.
d. Menguji Perangkat (Biasanya dilakukan oleh tester).
e. Melakukan dokumentasi penting terhadap program yang telah dibuat.

5. Peluang/Prospek Kerja Jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer  : Konsultan IT

Konsultan IT
 
 
Seorang ahli IT pasti sangat faham dengan teori-teori teknologi, pemograman, serta teknologi yang berbasis komputer, terutama pada bagian logika karena hal itu penting untuk menjadi seorang konsultan IT.

Seorang lulusan Ilmu Komputer / Teknik Informatika juga dapat menjadi IT Consultant / Konsultan IT, dengan demikian ia dapat menerapkan ilmu yang ia dapatkan di jurusan Teknik Informatika yang dimilikinya secara nyata, terutama dalam hal perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi dalam teknologi dan informasi.

Tugas utama dari profesi ini adalah menjadi tempat untuk berkonsultasi orang lain, jika di kantor ya bisa menjadi konsultan untuk atasannya. Profesi ini lebih tepatnya merekomendasikan kebutuhan sistem program aplikasi seperti apa yang akan dipasang di kantornya.

6. Peluang/Prospek Kerja Jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer : Computer Network atau Data Comunication Engineer

computer network
 
 
Seorang lulusan Ilmu Komputer (Computer Science) atau Teknik Informatika (Informatics) dapat menjadi ahli computer network dimana dapat merancang arsitektur dan pembangunan jaringan. Seorang Computer Network juga berperan besar dalam perawatan dan pengelolaan jaringan dalam suatu perusahaan. 

Jadi seorang lulusan informatika itu mempunyai banyak tempat mentereng untuk kerjanya. Selain itu, seorang Computer Network / Data Communication Engineer wajib tahu apa itu perangkat keras jaringan komputer, seperti fungsi-fungsinya,contoh-contohnya, dll. Karena peralatan tersebut sangat penting bagi profesi ini.

Banyak yang beranggapan bahwa profesi ini cukup mudah. Tetapi, pada kenyataannya cukup sulit dan tidak semua lulusan jurusan TI bisa melakukannya. Contoh yang paling sederhana untuk pekerjaan pada profesi ini adalah mempercepat koneksi internet di PC hanya dalam 10 menit.

7. Peluang/Prospek Kerja Jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer: Intelligent System Developer

Intelligent System Developer
Lulusan jurusan Teknik Informatika sangat berpotensi menjadi profesi ini. Profesi ini cukup menjanjikan karena sistem yang akan dikembangkan itu tidak main-main, melainkan sistem perangkat lunak yang bersifat intelejen.

Perangkat lunak ini cukup vital dalam penggunaanya. Selain itu, cara kerja perangkat lunak ini membutuhkan nilai akurat yang tinggi. Untuk itu, dibutuhkan seseorang yang memiliki ketelitian dan kreativitas yang cukup tinggi untuk menduduki profesi ini karena cukup sulit.

Profesi ini bisa dibilang cukup sulit, tetapi biasanya gaji yang diterima juga cukup banyak dari profesi jurusan IT lainnya. Tingkat kesulitan berbanding lurus dengan upah yang diterima.

8. Peluang/Prospek Kerja Jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer  : Software Tester

Seorang Sofware Taster biasanya akan melakukan pengujian pada perangkat lunak di tempatnya bekerja. Ia akan bertanggung jawab atas kebenaran serta fungsinya sebagai perangkat lunak yang telah diciptakan.

Tester
 

Selain itu, biasanya software tester menguji perangkat lunak dengan menggunakan perangkat lunak tersebut tetapi di luar aturan dari perangkat lunak tersebut.

Contohnya : Pada sebuah game terdapat pernyataan bahwa jika tokoh tersebut tidak bisa berenang, dan jika dia berada di laut / kolam renang yang cukup dalam ketinggiannya dalam sekian detik, maka ia akan mati. Maka aturan permainan adalah tokoh tersebut jangan sampai berada di kolam/laut.

Nah, sang software tester tersebut mencoba bermain game namun ia mencoba menceburkan tokoh tersebut ke laut/kolam. Jika tokoh tersebut mati, berarti game tersebut cukup berhasil. Jika tidak mati, maka sang developer game harus memperbaiki gamenya.

Hal itu dilakukan berulang-ulang sampai tidak menemukan kesalahan sedikitpun. Karena jika salah sedikit, maka game tersebut akan dianggap tidak berkualitas dan akan berkurang peminatnya.

Tanggung jawab besar juga ada pada seorang Sofware Tester dimana dirinya menentukan layak tidaknya perangkat lunak tersebut untuk digunkan. Pada jabatan ini juga memerlukan lulusan informatika yang handal sehingga ia mampu menjalankan semua proses sehubungan dengan pekerjaan yang dia geluti.

9. Peluang/Prospek Kerja Jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer : Database Administrator atau Network Engineer

database administrator
 
 
Biasanya pekerjaan dari seorang Database Engineer atau Database Administrator ini hanya mengurusi perawatan dan pengembangan database / basis data. Dengan demikian data-data yang ada pada sebuah intansi atau perusahaan dapat dirancang dan dipelihara sebaik mungkin, serta teratur dan mudah untuk diakses. 

Selain itu, tugas dari profesi ini adalah mengatur hak akses tiap user. Dengan kata lain, siapa saja user yang boleh mengakses database ini secara penuh (admin), dan siapa saja yang hanya bisa melihat isi databasenya.

Bisa dikatakan kalau tanggung jawab seorang Database Engineer ini cukup besar mengingat dirinya harus bisa menjaga dari pencurian data yang mingkin bisa saja terjadi dilakukan okeh pihak tidak bertanggung jawab yang ingin menguasai semua data penting di dalamnya.

10. Peluang/Prospek Kerja Jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer : Game Developer

game developer
 
 
Pada pekerjaan Game Developer ini juga memerlukan keahlian dari lulusan informatika, terutama ia yang mahir grafis. Untuk membuat game, harus dilakukan secara tim karena proyek ini bisa dikatakan cukup berat. Ada yang bagian membuat animasi grafis, ada yang bagian programming, dll.

Prospek kerja ini cukup menjanjikan, tetapi Anda juga harus dibekali bahasa pemrograman yang cukup. Nah, bagaimana cara efektif belajar bahasa pemrograman bagi Anda yang tak ingin mengeluarkan uang yang banyak ? Artikel itu ocok untuk Anda yang tidak mau keluar banyak uang.

Bagi Anda yang kuliah di jurusan Teknik Informatika dan suka sekali dengan yang namanya games, tidak ada salahnya Anda membuat games. Selain mendapatkan uang, Anda bisa memainkan games buatan Anda sendiri. Jadi, 

Anda bisa merasakan sensasi bangga pada diri Anda ketika memainkan game yang Anda buat dengan jerih payah sendiri. Jika games Anda cukup berat dan Anda belum memiliki laptop gaming, Anda bisa membaca tips memilih laptop gaming yang sangat cocok untuk gamer di sini

11. Peluang/Prospek Kerja Jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer : Web Designer atau Web Programmer

membuat website
 
 
Sebagaimana yang kita ketahui bahwasanya website merupakan perkembangan nyata dari teknologi informatika. Website telah menjadi sebuah media untuk menyampaikan berbagai informasi yang ada. Dalam membuat sebuah website yang bagus tentu kita harus memiliki teori-teri khusus dari pemograman sehingga hsilnya memuaskan.

Jika Anda ingin belajar membuat website, namun Anda bingung harus menguasai apa saja, lebih baik baca artikel ini yang berisi apa saja yang harus dikuasai untuk belajar membuat website.


Menurut Wikipedia, ini adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membangun 10 website terbesar dan yang paling banyak pengunjungnya di dunia :
top programming on big website
Menjadi seorang perancang website, Anda harus tahu apa itu domain dan hosting beserta fungsinya. Selain itu, Anda harus memahami bahasa pemrograman seperti PHP, Javascript, dll.

12. Peluang/Prospek Kerja Jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer : Freelance Programmer

Tingginya orang yang minat dengan jurusan TI serta kebutuhan dunia industri akan pekerja lulusan TI ini yang cukup sedikit membuat banyak lulusan TI banyak yang menjadi programmer freelance.

freelance programmer
 

Programmer jenis ini adalah programmer yang bekerja paruh waktu yang bekerja jika ada pekerjaan. Jika tidak, programmer ini bisa membuat aplikasi / website sendiri lalu dipasarkan ke masyarakat. Banyak juga programmer yang seperti ini.

Selain aplikasi / website, mereka juga sering membuat plugin-plugin yang bisa memudahkan pekerjaan seseorang. Keuntungan menjadi programmer freelance adalah tidak terikat waktu. Jadi, mereka bebas bekerja kapan saja mereka mau.

Namun, kekurangan dari programmer freelance ini adalah penghasilan yang mereka dapat itu tidak pasti. Terkadang, bisa mendapatkan pesanan banyak sekali dan terkadang bisa tidak ada pesanan.

13. Peluang/Prospek Kerja Jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer : Security System

Security System
 
 
Seiring berjalannya waktu, teknologi semakin canggih. Untuk itulah dibutuhkan profesiSecurity Systemagar bisa menjaga sistem. Sejak ada internet, istilah cyber crime mulai berkembang dan menghantui para pengguna internet.

Tujuan dari Security System adalah mengamankan data-data user maupun sistem dari gangguan black hat hacker. Selain itu, profesi ini juga sering bekerja dalam menangani malware yang datang. Untuk Anda yang ingin menjadi Security System, Anda setidaknya harus memahami apa itu malware, contoh malware, dan cara menanganinya.

Tetapi, bahasa pemrograman juga wajib untuk Anda kuasai. Karena itu merupakan pondasi utama dalam profesi ini. Semua perusahaan yang memiliki basis teknologi sebagai media dalam berbisnis wajib memiliki pekerja dengan profesi ini.

14. Peluang/Prospek Kerja Jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer : Desktop Programmer

 
 
Bagi Anda yang suka dengan PC, Anda bisa membuat aplikasi berbasis desktop untuk dijadikan sebagai sumber penghasilan Anda. Namun, kelemahan menjadi desktop programmer adalah jumlah para pengguna desktop itu semakin lama semakin berkurang dan tergantikan oleh mobile / smartphone.

Itu karena mobile / smartphone lebih mudah dan portable dalam penggunaannya. Manusia zaman sekarang itu lebih suka dengan yang mudah. Tetapi, profesi desktop programmer juga cukup menjanjikan dan memiliki profit yang cukup tinggi.

15. Peluang/Prospek Kerja Jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer : PNS

Programmer PNS
 
 
Menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) memang tidak harus memiliki latar belakang IT. Tetapi, pada kenyataannya lulusan jurusan IT ini banyak yang berprofesi menjadi PNS entah karena alasan apa.

Sebenarnya, masih ada korelasi antara PNS dengan IT walaupun hanya sedikit. Lulusan IT yang menjadi PNS itu biasanya bekerja di bidang komputer, tetapi secara umum. Jadi, seperti pengetikkan, desain grafis, dll. Sangat jarang saya dengar bahwa lulusan jurusan IT yang bekerja sebagai PNS itu bekerja sebagai programmer yang melakukan programming.

16. Peluang/Prospek Kerja Jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer : Wiraswasta

Nah, jika Anda lebih suka bekerja sendiri dan tidak mau disuruh-suruh orang lain, Anda bisa menjadi wiraswasta. Anda membuat aplikasi/website sendiri kemudian dikembangkan hingga menghasilkan uang. Setelah itu Anda bekerja di situ sebagai CEO dari aplikasi tersebut.

Banyak yang telah mencoba profesi ini, di antaranya adalah Bill Gates, Steve Jobs, dll. Untuk Anda yang ingin melihat kisah Bill Gates dari lahir hingga membesarkan Microsoftbisa kunjungi link tersebut. Selain itu, jika Anda ingin melihat kisah Steve Jobs dalam mengurus Applenya, bisa kunjungi link tersebut.
Prospek kerja bagi lulusan ilmu informatika sangat menjanjikan, sebab telah ada banyak yang siap memperkerjakan lulusan tadi tapi dengan sarat kelulusannya berkualitas serta yang bersangkutan memiliki skill dibidangnya, yakni informatika dan teknologi.

Tetapi, menjadi seorang programmer itu juga memiliki kekurangan yang membuat para peminatnya mempertimbangkan profesi ini.

Itulah beberapa prospek cemerlang bagi lulusan informatika dalam membangun teknologi. Seorang lulusan informatika pastinya akan mampu berkarya dan menunjukan kemampuannya untuk hasil terbaik bagi teknologi yang perkembangannya sangat luas.

Seorang lulusan informatika pastinya dapat menciptakan beberapa teknologi melalui perangkat lunak computer sehingga hasilnya bisa dirasakan oleh orang banyak. 

Teknologi secara tidak langsung telah memberikan banyak perubahan pada dunia, dari yang tadinya tidak mengetahui informasi menjadi mengerti apa yang terjadi di dunia ini melaui perangkat yang diciptakan oleh mereka-mereka para ahli perangkat lunak.

Jumat, 14 April 2017

Self marketing skills

SELF MARKETING SKILL
Self-Marketing anda dikatakan efektif jika definisi target dan produknya jelas, dilengkapi strategi promosi yang kaya. Target adalah apa yang menjadi jalur karir yang anda pilih, Produk adalah apa Skill yang menjadi spesialisasi anda, dan strategi promosi adalah cara dan media yang anda pakai untuk mempromosikan diri anda. Tujuan akhir dari Self-marketing yaitu untuk menjadikan anda sebuah produk yang 'expert' dibidangnya.

Mempunyai Self-Marketing yang efektif membuat value yang anda punya melambung tinggi. Self-Marketing yang terkonsep menciptakan sebuah spesialisasi dan image yang solid yang membuat anda memiliki keunggulan kompetitif (Competitive Advantage). Contohnya, Ada dua orang yang sama-sama sudah punya pengalaman bekerja selama 5 tahun. Kira-kira, siapa yang bakal dipilih, yang pertama yang keahliannya banyak tapi dangkal, atau yang kedua, yang keahliannya lebih spesifik namun dalam? Pastinya yang kedua, karena ketika lama pengalaman sudah sama, maka spesialisasi-lah yang menjadi nilai plus, dan seorang profesional yang paling bernilai adlaiah dia yang ahli di bidangnya. Tapi nyatanya, dalam persaingan, para pemain dalam job market masih sering membangun keahlian yang terlalu general atau asal 'caplok' sana-sini yang membuat mereka kesulitan untuk menyadari dan membangun sebuah spesialisasi.  After all, you cannot be all things to all people.

Di bawah ini adalah konsep Self-Marketing yang perlu anda praktekkan; 

1. Target

Ada satu titik saat dimana anda harus menyadari apa yang menjadi bidang anda. Di titik ini, anda memilih apa yang akan menjadi karir anda. Caranya dengan mengevaluasi apa yang menjadi background pendidikan dan pengalaman kerja anda, dan membandingkannya dengan karir yang cocok di job market. Untuk mengevaluasi diri anda, hal-hal harus yang anda sadari adalah: 

·                               Apa latar belakang pendidikan anda? 
·                               Subjek apa yang anda sukai semasa pendidikan? 
·                               Seminar/kursus apa yang pernah anda ikuti? 
·                               Apa saja pengalaman anda? (proyek-proyek, kegiatan, pekerjaan, karya tulis yang sudah pernah anda kerjakan)
·                               Dari pengalaman-pengalaman tersebut, pengalaman mana yang anda kerjakan dengan penuh passion?


Hal-hal tersebut merupakan bukti nyata tentang apa yang sudah pernah anda praktekkan dan menuai hasil. Seluruh proses evaluasi tersebut memperjelas ke mana arah yang anda tuju. Sekarang anda bandingkan skill dan pengalaman yang sudah ada dengan karier yang cocok buat anda, dan ketika anda dihadapkan dengan pilihan, haruskah saya menjadi seorang dosen, administratormarketer, atau auditor? anda sudah tahu jawabannya dengan melihat evaluasi yang telah anda lakukan sebelumnya. Contohnya, saya memilih karir sebagai seorang marketer, karena saya seorang sarjana ekonomi, banyak mengikuti training/seminar marketing, dan saya pernah berpartisipasi dalam beberapa promosi event
2. Design

Sekarang anda sudah tahu apa yang menjadi jalur karier anda. Tahap ini merupakan tahap dimana anda membangun ulang diri anda, yaitu memperdalam skill dan menambah value anda sesuai dengan jalur karir yang dipilih. Ketika anda mengetahui apa yang menjadi skill anda, anda bisa mengatahui apa yang menjadi value utama dan value tambahan. Contohnya, Jika anda memilih karir di bidang keuangan(finance), value utama anda yaitu dari tingkat pendidikan formal, training seputar financial management, publikasi dan pengalaman proyek di bagian keuangan. Value tambahan anda yaitu segala ilmu diluar keuangan yang bisa menambah value anda, contohnya, skill bahasa inggris, sertifikasi TOEFL/IELTS, skill komputer(software keuangan, program pengolah angka). Yang  anda harus lakukan untuk memperdalam dan memperkaya nilai anda , yaitu meningkatkan strata pendidikan, mengikuti banyak pelatihan/kursus/sertifikasi, dan menambah pengalaman pekerjaan sesuai jalur karier yang telah ditetapkan.



3. Market 


Sekarang saatnya mempromosikan apa yang menjadi skill anda dalam dunia karier. Cara memasarkan diri anda terbagi atas dua, yaitu cara personal dan non-personal. Cara personal yaitu ketika anda mempromosikan diri anda secara langsung kepada orang lain, terutama ketika melakukan networking (membangun relasi). Cara Non-persodal dilakukan dengan bantuan media promosi. 


Cara Non-personal 

Sebagai acuan, CV dan Kartu Nama merupakan alat promosi standar dalam dunia profesional (melamar pekerjaan, membangun relasidan rata-rata semua orang sudah punya. Yang menjadi perhatian adalah: Apa saja yang anda bisa tambahkan untuk memperkaya media promosi? 

Website pribadi bisa menjadi solusi sebagai media promosi tambahan anda. Memiliki website sendiri seperti mempunyai sebuah museum yang didalamnya dipamerkan seluruh karya emas anda, namun banyak para profesional yang belum mengandalkan website sebagai source of value. Anda bisa membuat website/blog gratis menggunakan domain blogspot atau wordpress, namun dianjurkan anda berinvestasi setidaknya ratusan ribu hingga beberapa juta untuk memiliki website yang lebih pro dan independen. Website memiliki kelebihan yang sangat krusial dibanding dengan alat promosi cetak seperti CV, karena anda bisa memamerkan dokumentasi prestasi, produk, tulisan, dan berita-berita yang terkait dengan kita. Dengan memiliki website yang profesional, yang bisa tertera dalam CV, Kartu Nama, e-mail dan akun Social Media anda, anda akan terkesan lebih bernilai dan terpercaya.

Cara Personal

Memiliki jalur karier yang spesifik sangat membantu anda dalam membangun networking. Hal ini dikarenakan anda memiliki pengetahuan yang lebih mendalam tentang suatu bidang, Contohnya, ketika anda menetapkan jalur anda sebagai seorang marketer, anda akan membangun pengalaman anda di sekitar bidang marketing dan menangani berbagai kasus yang berbeda solusinya di bidang marketing, yang bisa membuat anda di-cap sebagai expert, dari cara anda 'memamerkan' diri dan berdiskusi dengan koneksi-koneksi anda yang baru. 



Strategi ini membuat anda berbeda dengan pesaing-pesaing anda dalam job market. Memiliki jalur karir yang solid dan dimotori keahlian yang spesifik memiliki efek yang sangat besar di mata job market, bahwa anda berpengalaman, ahli dan berkemampuan lebih di bidangnya, Karena sebuah produk yang diinginkan adalah produk yang paling memberikan nilai lebih kepada peminatnya. Semoga berhasil.


Pengertian Public Speaking
Menurut Webster’s Third New International Dictionary, tercantum pengertian Public Speaking adalah:
·                                The act of process of making speeches in public (proses memberikan pidato di depan publik)
·                               . The art of science of effective oral communication with an audience (seni dari ilmu berkomunikasi lisan yang efektif bersama para pendengarnya).
Menurut David Zarefsky, dalam Public Speaking Strategic for Success; “Public speaking is a continuous communication process in which messages and signals circulate back and forth between speaker and listeners.” Mudahnya dapat diartikan: Public Speaking adalah sebuah proses komunikasi berkelanjutan, di mana pesan, simbol (komunikasi) (dan makna, ed; tambahan penulis) terus berinteraksi, antara pembicara dan para pendengarnya.
Sedangkan menurut Ys. Gunadi dalam Himpunan Istilah Komunikasi: Public Speaking adalah sebuah bentuk komunikasi yang dilakukan secara lisan tentang suatu hal atau topik di hadapan banyak orang. Tujuannya adalah untuk mempengaruhi, mengubah opini, mengajar, mendidik, memberikan penjelasan serta memberikan informasi kepada masyarakat tertentu pada suatu tempat tertentu.

Karena sifatnya yang dinamis, maka Public Speaking juga dapat diartikan sebagai sebuah aktivitas yang sangat dekat dengan asosiasi kata perubahan (change). Melalui Public Speaking, kita dapat mengetahui pola pemikiran dari seseorang, mengetahui gagasan masa depan seseorang, dan ide-ide luar biasanya. Kita juga dapat mengetahui perubahan seperti apa yang digagas atau direncanakan seseorang.

Public Speaking merupakan sebuah rumpun keluarga Ilmu Komunikasi (Retorika) yang mencakup berdiskusi, berdebat, pidato, memimpin rapat, moderator, MC, dan presenter serta kemampuan seseorang untuk dapat berbicara di depan publik, kelompok maupun perseorangan yang perlu menggunakan strategi dan teknik berbicara yang tepat.

Bisa bicara itu Penting!
Nah, dari pemaparan pengertian public speaking yang cukup lengkap di atas. Tentu kita tidak bisa menganggap bahwa teknik berbicara sederhana akan bisa membuat seseorang mampu mempengaruhi, menguasai atau bahkan mempersuasi orang lain untuk suatu kepentingan tertentu.
Oleh karena, kita perlu dan butuh keterampilan berbicara efektif secara khusus, berupa sikap dan teknik berbicara yang mumpuni agar kita bisa melakukan itu semua, baik dalam penyampaian pesan, mempengaruhi orang, memotivasi, dan lain sebagainya.


Obama, yang kita kenal sebagai orang berkulit hitam pertama yang bisa menguasai Negeri Paman Sam, adalah termasuk orang yang pandai berbicara. Pandai berbicara bukan dalam arti banyak omong, melainkan beliau mampu mengolah kata-kata sedemikian rupa sehingga apa yang disampaikannya dapat menguasai bawah sadar pendengar, mampu mengubah pola pikir mereka, dan kemudian mempengaruhinya untuk meng-IYA-kan apa yang dikatakan oleh Presiden AS pertama yang ber-almamater-kan SD Menteng ini.

Public Speaking adalah komunikasi lisan berupa pidato, ceramah, presentasi, dan jenis berbicara di depan umum (orang banyak) lainnya.

Public Speaking juga diartikan sebagai "pembicaraan publik" yang maksudnya berbicara di depan orang banyak juga.

Banyak orang takut Public Speaking dengan ragam alasan: suka merasa gugup, grogi, merasa tidak bisa, tidak biasa, takut salah ucap, takut "nge-blank", dan sebagainya yang masuk kategori "demam panggung".

Berikut ini Teknik Dasar Public Speaking untuk Pemula, meliputi hal-hal terpenting seputar Public Speaking.

Teknik Dasar Public Speaking 
1.     Mengatasi gugup/grogi dalam Public Speaking
2.     Teknik pernapasan untuk Public Speaking
3.     Teknik vokal untuk Public Speaking
4.     Persiapan Public Speaking
5.     Teknik Membuka Public Speaking
6.     Penyampaian/Penguasa Materi Public Speaking
7.     Teknik Menutup Public Speaking

Mengatasi gugup/grogi dalam Public Speaking
Gugup disebabkan dua hal: tidak biasa dan tidak menguasai materi. Agar terbiasa, banyakin latihan! Agar menguasai materi, banyakin baca dan data. Dijamin, jika terbiasa dan menguasai materi, Anda tidak akan gugup.
Gugup juga sering muncul bagi yang sudah terbiasa dan menguasai materi. Misalnya, sebab ada di antara hadirin yang bikin kita GR atau seseorang yang kita hormati/kagumi. Maka, cara instant mengatasinya adalah TARIK NAPAS dalam-dalam, berulang kali, lalu yakinkan diri: saya yang paling siap tampil karena saya sudah bersiap-siap sejak kemarin!
Teknik pernapasan untuk Public Speaking
Berbicara di depan umum jangan sampai "ngos-ngosan", kurang napas, atau tidak mampu mengatur dan mengendalikan pernapasan. Maka, berlatihlah agar bisa bernapas panjang dan mampu mengelolanya.
Caranya, antara lain, tiup lilin yang menyala dalam jarak 1 meter, berulang-ulang, minimal 10x; tarik nafas sedalam mungkin (lewat hidung), lalu keluarkan lewat mulut pelan-pelan sambil berdesis "zzz.... zzzz... zzzzz...".
Teknik vokal untuk Public Speaking
Teknik vokal terpenting adalah intonasi yang benar, stressing pada kata/kalimat tertentu yang dianggap penting, pelan saat permulaan dan akhir (volume), mainkan kecepatan berbicara (speed/tempo) biar gak monoton, perhatikan pula artikulasi (kejelasan kata/kalimat) dan pelafalan kata yang benar (pronounciation).
Gunakan suara asli (natural), jangan meniru suara orang lain atau dibuat-buat. "Merdukan" dengan "suara perut" (diafragma). Ini bisa dilatih.

Persiapan Public Speaking
Siapa yang tidak melakukan persiapan, dia sedang mempersiapkan kegagalan. Who doesn't prepare he prepares fail. Maka, bersiaplah dengan mendalami materi, tema, topik, busana, kondisi fisik (biar fit), dan latihan! Practise makes perfect, doesn't it?
Teknik Membuka Public Speaking
Banyak cara membuka pidato, namun yang paling favorit adalah membuka dengan kisah/cerita, humor atau ungkapan lucu, mengutip pepatah/kata mutiara, dan langsung mengemukakan inti materi yang akan disampaikan.

Penyampaian/Penguasa Materi Public Speaking
Takut lupa materi? Takut nge-blank saat tampil di podium? Ini dia pilihan menguasaan materi: menggunakan.membawa catatan sebagai contekan (using notes), menggunakan alat bantu visual seperti infocus (using visual aids as notes), membaca naskah lengkap (reading complete text), dan menghafalnya (memorize). Dua terakhir tidak disarankan untuk digunakan.
Teknik Menutup Public Speaking
Jika hendak mengakhiri pidato, beri tanda (signal), bahwa Anda akan segera mengakhirinya. Katakan, misalnya, "demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat, dan mohon maaf jika ada yang tidak berkenan, wasalam...!" Jangan muter-muter lagi, menjadikan pidato jadi tambah lama.

RELATIONSHIP BUILDING (EFFECTIVE LISTENING)

Key talent person atau individu yang berkategori kunci dan memilki potensi yang unggul untuk dikembangkan pada posisi-posisi strategis di lingkungan porganisasi, tak jarang memiliki kebutuhan pengembangan akan keterampilan membangun hubungan melalui berkomunikasi. Kecenderungan mereka di tempat kerja adalah lebih banyak fokus menyelesaikan pekerjaan guna mencapai target, dan tak jarang mengabaikan komunikasi dan membangun hubungan dengan rekan kerja secara intensif. Dengan kebiasaan selalu fokus pada pekerjaan, maka waktu untuk mengembangkan kemampuan diri menjadi lebih banyak, sedangkan waktu untuk membangun hubungan, berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain menjadi kurang. Karena tidak terbiasa berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, maka mereka cenderung 'kaku' dan kurang memahami orang lain dalam berinteraksi dan berkomunikasi, bahkan tak jarang mereka mengabaikan efektivitas berkomukasi.
Guna meningkatkan kemampuan membangun hubungan melalui berkomunikasi yang efektif, maka Rakit Consultant dengan bangga dan penuh percaya diri mengajak anda untuk meningkatkan kemampuan tim dengan mengikuti training “RELATIONSHIP BUILDING (EFFECTIVE LISTENING)”.

Training Objectives
Setelah mengikuti proses training ini, peserta diharapkan :
·                               Dapat memahami emosi dan konten pesan yang disampaikan orang lain secara eksplisit.1
·                               Dapat memahami arti/ makna dari apa yang disampaikan orang lain melalui bahasa non verbal. (memahami motif/ arah pembicaraan orang lain dari bahasa non verbal)1
·                               Dapat memahami isu-isu berdasarkan argumentasi, perasaan, perilaku-perilaku, perhatian orang lain, dan kelemahan dan kekuatannya.1
·                               Mampu mendengarkan dengan seksama dan menemukan clue perasaan dan maksud orang lain.1
·                               Menjadi pendengar yang menyenangkan dengan sikap terbuka, berusaha membangun percakapan dan aktif mencari pemahan (mengarahkan, mempengaruhi, mengembangkan, membantu orang lain).1
·                               Memahami cara membina hubungan dengan orang lain (menerima undangan dan membuat kontak kerja)2

Training Methods
·                               Studi kasus
·                               Simulasi/ praktek dengan direct feed back
·                               Presentasi singkat dan tanya jawab.
·                               Games
·                               Diskusi Kelompok


Competencies
·                               Interpersonal Understanding.
·                               Relationship Building.
·                               Diskusi Kelompok

Training Duration
·                               3 hari, terbagi dalam 12 session

Training Paticipant
·                               Senior Staff/ Administration
·                               Asisten Supervisor
·                               Supervisor
·                               Asisten Manajer
·                               Manajer.
·                               Management Trainee

Training Evaluation
·                               Evaluasi reaktif peserta
·                               Evaluasi proses : kognitif dan keterampilan proses.
Trainer / Fasilitator
·                               Tim Rakit Consultant


  sumber referensi : http://rakit-consultant.blogspot.co.id/2011/07/relationship-building-effective_14.html




COMMUNICATION SKILL ATAU KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI

FAKTA TENTANG KOMUNIKASI : Penelitian menyebutkan 70% kesalahan di dunia kerja diakibatkan oleh KOMUNIKASI yang buruk.
PENGERTIAN KOMUNIKASI
“Proses penyampaian informasi, gagasan, emosi, keahlian melalui penggunaan simbol-simbol seperti kata-kata, gambar-gambar, angka-angka dan lain-lain.
Mengapa perlu COMMUNICATION SKILLS ??? hmm
·                               Leadership = Self confidence + Human relationship + communication skill
·                               Komunikasi merupakan keahlian yang paling penting dalam hidup
CARA UMUM BERKOMUNIKASI
·                               Ucapan —— > Image Visual
·                               Bahasa tulisan ——–> Bahasa tubuh
LINGKUNGAN KOMUNIKASI
·                               Komunikasi ke atas yaitu Menyampaikan ide, usulan, melapor dan minta pendapat atau persetujuan atasan.
·                               Komunikasi ke bawah yaitu Memberi perintah, menyampaikan informasi, memberikan kritik membangun, menilai hasil pekerjaan, menegur dan memuji.
·                               Komunikasi horizontal yaitu Koordinasi, memberi informasi dan minta pendapat.
·                               Komunikasi diagonal yaitu Antara bawahan dengan atasan yang bukan atasannya langsung.
MENGAPA DIPERLUKAN INTERPERSONAL SKILLS ??
Þ     Sangat dibutuhkan dalam berhubungan dan bekerja sama dengan orang lain
Þ     Kemampuan berkomunikasi secara efektif, mendengar dan mengungkapkan
Þ     Kemampuan memberi dan menerima masukan
Þ     Mampu bekerja dengan baik dalam kelompok
PROSES KOMUNIKASI
·                               Source adalah Sumber informasi ide/pesan (komunikator)
·                               Channel adalah Media/saluran yang digunakan menyampaikan ide/pesan
·                               Message adalah Ide/pesan yang ingin disampaikan oleh komunikator
·                               Receiver adalah Audien/objek yang menerima ide/pesan
·                               Feedback adalah Umpan balik yang diberikan audien dalam memahami pesan yang disampaikan
FUNGSI KOMUNIKASI
·                               Fungsi informasi : Menyampaikan pesan, idea, atau informasi kepada pihak lain untuk tujuan tertentu
·                               Fungsi ekspresi : Wujud ungkapan perasaan/pikiran komunikator atas apa yang dia pahami dan dirasakan terhadap yang lai
·                               Fungsi control : Menghindari terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan dengan memberi pesan berupa perintah, peringatan, penilaian , dsb
·                               Fungsi sosial : Media yang baik dalam berinteraksi antara seseorang dengan orang lain
·                                 Fungsi ekonomi : Media dalam proses pemenuhan kebutuhan masing-masing individu
JENIS KOMUNIKASI BERDASARKAN KEMASAN
·                               Komunikasi Verbal yaitu dilakukan secara lisan. Kualitas sering ditentukan oleh intonasi suara, mimik, dan body languange.
Komunikasi verbal tidak bisa efektif tanpa dilengkapi dengan komunikasi non verbal
·                               Komunikasi Non Verbal yaitu disampaikan dengan isyarat (gestures), gerak-gerik (movement).
Contoh : sesuatu barang, cara berpakaian, atau sesuatu yang dapat menunjukan suasana hati atau perasaan pada saat tertentu.
Ini nih contoh dalam komunikasi non verbal

KOMUNIKASI YANG EFEKTIF
Komunikasi yang efektif bermakna :
·                               Mencapai sasaran yang diinginkan
·                               Berdampak menyenangkan
·                               Bersifat aktual dan nyata
·                                Komunikasi efektif akan terjadi bila terdapat aliran informasi dua arah antara komunikator dan komunikan, dan informasi tersebut sama-sama di respon sesuai dengan harapan keduanya.
HAL YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS KOMUNIKASI

Bagaimana agar komunikasi dapat diberikan dan diterima dengan baik ??
Nih, komunikasi yang baik seperti yang dibawah ini :
©       Kongruen antara yang kita pikirkan, ucapkan dengan yang kita lakukan
©       Keinginan untuk mendengarkan
©       Tingkat keterbukaan
©       Respek terhadap orang lain
Memberikan masukan kepada orang lain harus ada caranya agar orang lain dapat menerimannya, berikut cara memberi feed back ¯
·                               Secara positif
·                               Spesifik
·                               Tidak menghakimi
·                               Sensitif
·                               Mendorong dan memotivasi
·                               Dapat dilakukan dua arah
·                               Tepat waktu
Komunikasi yang baik perlu juga masukan dari orang lain, di bawah ini adalah cara bagaimana menerima masukan dengan baik
·                               Bersikap secara terbuka dan menerima
·                               Mendengar apa yang diucapkan
·                               Waspada terhadap reaksi tiba-tiba
·                               Konsentrasi pada isi
·                               Bertanya bila tidak paham
·                               Minta bantuan, saran, nasehat
Agar komunikasi berjalan dengan baik yaitu memahami point terpenting dari komunikasi yaitu :
·                               Bagaimana pesan dikirimkan
·                               Bagaimana agar pesan tersampaikan
·                               Bagaimana pesan di fahami
MANFAAT KOMUNIKASI YANG EFEKTIF
√        Mengembangkan interaksi dan hubungan antar manusia yang lebih baik
√        Membangun kepercayaan antar individu dan kelompok
√        Penerimaan yang baik dalam kehidupan sosial dan kelompok
√        Terhindarkan dari kesalahfahaman penyampaian informasi
√        Secara tidak langsung menunjukkan gambaran sikap dan kepribadian seseorang
3 POINT YANG DIPERLUKAN UNTUK MEMBUAT KOMUNIKASI LEBIH EFFECTIVE
·                                Jadilah pembicara yang difahami
·                                Miliki sikap pendengar yang baik
·                                 Hilangkan hambatan-hambatan yang menganggu komunikasi
KOMUNIKASI itu seperti Cintaa
·                                 Jika pas bikin senang, tapi jika berlebihan bikin bete L
·                                Ada saatnya memberi, ada saatnya menerima
·                                 Mudah dikatakan, tapi sulit dipahami, terlebih dijalani J yeah
KESIMPULAN
Komunikasi dikatakan berhasil jika :
·                                 Terpenuhi unsur-unsur komunikasi
·                               Sasaran memahami, mengerti pesan, dan dapat memberikan feedback agar tercapainya tujuan dari pesan yang diberikan
·                                 Perhatikan 3 hal ketika anda berkomunikasi : Jadilah pembicara yang di fahami, jadilah pendengar yang baik, dan kurangi hambatan komunikasi
“JADILAH ORANG YANG BERKOMUNIKASI DENGAN BAIK”

Kemampuan presentasi

Menyajikan informasi dengan jelas dan efektif adalah keterampilan kunci untuk mendapatkan pesan Anda atau pendapat menemukan dan, hari ini, kemampuan presentasi yang diperlukan dalam hampir setiap bidang.Apakah Anda seorang mahasiswa, administrator atau eksekutif, jika Anda ingin memulai bisnis Anda sendiri, mengajukan permohonan hibah atau berdiri untuk posisi terpilih, Anda mungkin sangat baik diminta untuk melakukan presentasi. Ini bisa menjadi prospek yang sangat menakutkan. Panduan kami dirancang untuk membantu.Jika, dalam posisi ini, hal pertama yang Anda lakukan adalah membuka PowerPoint, maka Anda mungkin harus pertama meluangkan waktu untuk mengembangkan keterampilan presentasi Anda. Menyampaikan presentasi inspirasional atau menawan membutuhkan banyak persiapan dan kerja, dan Anda mungkin bahkan tidak perlu PowerPoint sama sekali!Banyak orang merasa takut ketika diminta untuk membuat pembicaraan publik pertama mereka, tetapi ini ketakutan awal dapat dikurangi dengan persiapan yang baik yang juga akan meletakkan dasar untuk membuat presentasi yang efektif.Panduan Cepat untuk Presentasi yang EfektifJika Anda benar-benar harus belajar dengan cepat, maka tempat yang baik untuk memulai adalah dengan kami Top Tips untuk Presentasi yang Efektif.Ini akan memberi Anda beberapa ‘cepat kemenangan’ yang akan membantu Anda meningkatkan presentasi Anda, dan jika Anda telah menjadi presenter berpengalaman, mudah-mudahan membawa mereka dari baik untuk besar.


Tapi ujung yang paling penting dari semua? 

Ini semua tentang audiens Anda.Ingatlah bahwa dalam pikiran, dan keterampilan presentasi Anda hampir akan segera meningkatkan.Jika Anda memiliki lebih banyak waktu untuk mengembangkan keterampilan presentasi Anda ...... maka bagian Keterampilan Presentasi SkillsYouNeed dirancang untuk membantu.Bagian Keterampilan Presentasi kami dibagi menjadi dua bagian.Yang pertama memberi Anda panduan langkah-demi-langkah untuk membuat presentasi profesional dan efektif.Yang kedua memberikan informasi lebih rinci tentang penyajian, dan berkomunikasi dalam keadaan tertentu.

Apa Presentasi? 

Presentasi adalah alat komunikasi yang dapat disesuaikan dengan berbagai situasi berbicara, seperti berbicara dengan kelompok, menyikapi rapat atau pengarahan tim. Agar efektif, langkah-demi-langkah persiapan dan metode dan sarana penyajian informasi yang harus dipertimbangkan dengan cermat
.
Mempersiapkan Presentasi

 Persiapan adalah bagian paling penting dari membuat presentasi yang sukses. Ini adalah dasar penting dan tidak boleh ada jalan pintas.

Menyelenggarakan Bahan Presentasi 

Terlepas dari apakah kesempatan itu adalah formal atau informal, Anda harus selalu bertujuan untuk memberikan yang jelas, pengiriman yang terstruktur dengan baik.Anda harus tahu persis apa yang ingin Anda katakan dan urutan di mana Anda ingin mengatakannya. Kejelasan ide dan organisasi yang baik harus menghasilkan pesan hidup, logis dan menarik. Lihat Pengorganisasian Materi

.Menulis Presentasi Anda 
Halaman ini menawarkan saran tentang cara menulis presentasi yang efektif. Sebelum Anda menulis presentasi Anda, Anda harus sudah mulai mempersiapkan diri dengan mengembangkan ide-ide Anda dan memilih poin utama untuk memasukkan.

Memutuskan Metode Presentasi 

Sekali Anda telah memutuskan pada pesan-pesan kunci Anda, dan berpikir tentang mengorganisir materi Anda, Anda selanjutnya harus berpikir tentang bagaimana Anda akan hadir. Presentasi berkisar dari formal ke informal dan pilihan Anda metode presentasi akan tergantung pada banyak faktor, termasuk penonton, tempat, fasilitas, dan preferensi Anda sendiri.

Mengelola Presentasi Catatan Anda 

Hanya sedikit orang yang mampu memberikan presentasi tanpa catatan. Anda akan perlu tahu kemampuan Anda sendiri dan memutuskan cara terbaik untuk membuat presentasi. Anda mungkin mengelola bicara Anda dengan menggunakan teks lengkap, catatan pada kartu petunjuk, kata kunci di kartu petunjuk, atau peta pikiran.

Bekerja dengan Visual Aids

 Kebanyakan alat bantu visual akan membutuhkan persiapan terlebih dahulu dan harus dioperasikan dengan efisiensi.Hanya menggunakan alat bantu visual jika mereka diperlukan untuk mempertahankan bunga dan membantu pemahaman: tidak menggunakannya hanya untuk menunjukkan kecakapan teknologi Anda. Jika bantu visual digunakan dengan baik, mereka akan meningkatkan presentasi dengan menambahkan dampak dan memperkuat keterlibatan penonton, tetapi jika tidak, mereka dapat merusak presentasi.

menyajikan data 

Ada kalanya menggunakan data dalam presentasi benar-benar dapat membantu Anda untuk menceritakan kisah yang lebih baik. Tapi itu penting untuk tidak buta audiens Anda dengan statistik, dan juga untuk diingat bahwa banyak orang menemukan nomor sulit dimengerti.

Nah jika pembaca sudah menerapkan cara cara di atas semoga, artikel saya dapat membantu pembaca terima kasih :) 



Sumber referensi : https://www.skillsyouneed.com/presentation-skills.html 


NEGOTIATION SKILLS
Negoasiasi menurut Stephen P. Robbins adalah “a process in which two or more parties exchange goods or services and attempt to upon agree upon the exchange rate for them.” Tawar menawar tersebut sesungguhnya tidak terbatas pada barang, jasa saja tapi bisa juga menjangkau gagasan, kepentingan bahkan kekuasaan.

Pengertian lebih spesifik disampaikan oleh Michael G. Aamodt yang mencoba menggabungkan negotion dengan bargaining yang disebutnya sebagai “a method of resolving conflict in which two sides use verbal skill and strategy to reach an agreement.” Dalam pengertian Michael G. Aamodt ini jelas memperlihatkan suatu upaya untuk menyelesaikan konflik atau perselisihan (terhadap hal apapun) dengan menggunakan keahlian berkomunikasi dan strategi tertentu untuk mencapai suatu kesepakatan.

Setidaknya ada lima hal yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan keterampilan bernegosiasi (negotiation skills) :

1. Begin with a positive overture.
2. Address problems, not personalities.
3. Pay little attention to initial offers.
4. Emphasize win-win solutions.
5. Create an open and trusting climate.

Begin with a positive overture, maksudnya adalah negosiasi harus diawali dengan hal-hal positif. Konsesi kecil dapat mulai ditawarkan sehingga dapat melunakkan lawan. Harus bersikap terbuka dan menghargai pihak lain.

Address problems, not personalities, negosiasi harus fokus isu-isu yang akan dibicarakan dan tidak menyinggung karakteristik personal pihak lain. Jika negosiasi berlangsung hindari menyerang pribadi orang lain. Jika anda berbeda, itu karena pada masalahnya, nukan pada pribadi, pisahkan antara pribadi dan masalahan yang ingin dibicarakan.
Pay little attention to initial offers, penawaran awal sesungguh hany merupakan pintu masuk untuk negosiasi, jangan terpaku terhadap hal tersebut, fokuslan pada sasaran yang ingin dicapai. Setiap pihak atau orang memang memiliki posisi awal dan biasanya ini bersifat ekstrim dan cenderung sangat idealis. Bawalah hal tersebut secara lebih proporsional dan realistis, bicaralah dengan fakta-fakta.

Emphasize win-win solutions. Jangan asumsikan bahwa anda ingin mengambil semua hal, ini merupakan langkah awal yang keliru jika anda ingin menang segala-gala. Negosiasi yang berhasil adalah tidak ada pihak yang merasa kalah sehingga muncul situasi win-win solutions. Kemenangan pihak suatu pihak secara mutlak bukan tujuan dari suatu negosiasi yang baik. Solusi hendaknya bersifat integratif dan mengakomodasi secara proporsional kepentingan para pihak.

Create an open and trusting climate. Untuk melakukan hal ini diperlukan keahlian mendengar yang baik, banyak bertanya, fokus pada argumen lawan secara langsung, jangan bersikap defensif, hindari penggunaan kata-kata atau sikap yang dapat melukai pihak lawan. Hal ini dapat menumbuhkan sikap terbuka dan saling percaya-mempercayai.

Kondisi diatas terjadi apabila negosiasi dilakukan secara langsung (direct negotiations). Dalam hal terjadi deadlock sangat mungkin negosiasi dilakukan melalui pihak ketiga. Lazim disebut dengan Third-Party Negiations. Ada empat peran yang bisa dimainkan oleh pihak ketiga, yaitu :

1. Mediator
2. Arbitrator
3. Conciliator
4. Consultant

Mediator, adalah pihak ketiga yang bersifat netral yang memfasilitasi suatu proses negosiasi dan melakukan solusi dengan menggunakan penalaran, persuasi dan memberikan berbagai alternatif penyelesaian masalah.

Arbitrator, adalah pihak ketiga yang melakukan proses negosiasi dengan memiliki kewenangan untuk menetapkan hal-hal yang harus disetujui para pihak.

Conciliator, adalah pihak ketiga yang dipercayai untuk melakukan suatu proses komunikasi informal yang mampu menengahi perselisihan antar pihak.

Consultant, adalah pihak ketiga yang bersifat imparsial (tidak berpihak), memiliki keahlian mengelola konflik, memfasilitasi pemecahan masalah yang kreatif melalui komunikasi dan analisa masalah yang mendalam.

Jika Sudah menerapkan Metode di atas Semoga Pembaca dapat Mempraktekannya langsung di lapangan :) terima kasih

Skill kepemimpinan
Kemampuan untuk memimpin secara efektif didasarkan pada sejumlah keterampilan kunci. Keterampilan ini sangat dicari oleh majikan karena mereka melibatkan berurusan dengan orang-orang dengan cara seperti untuk memotivasi, antusias dan membangun rasa hormat.
peran kepemimpinan ada di sekitar kita, tidak hanya di lingkungan kerja.Mereka dapat diterapkan untuk setiap situasi di mana Anda diminta untuk memimpin, profesional, sosial dan di rumah dalam pengaturan keluarga. Idealnya, pemimpin menjadi pemimpin karena mereka memiliki kredibilitas, dan karena orang ingin mengikuti mereka.Dua pertanyaan yang sering ditanyakan adalah:

    Apa sebenarnya adalah pemimpin? dan
    Bagaimana menjadi seorang pemimpin berbeda dari menjadi manajer?

   'Dan ‘Kepemimpinan tidak Manajemen’ untuk mengetahui lebih lanjut.Banyak orang juga bertanya-tanya apakah kepemimpinan benar-benar dapat diajarkan. Orang dengan kepentingan pribadi (akademisi dan orang-orang yang menawarkan pelatihan kepemimpinan atau literatur dari beberapa macam) yakin bahwa itu bisa. Banyak pemimpin yang sukses, bagaimanapun, tidak pernah memiliki pelatihan formal. Bagi mereka kepemimpinan adalah keadaan pikiran, dan itu adalah kepribadian dan sifat-sifat yang membuat mereka pemimpin yang sukses mereka.


Salah satu aspek yang paling penting dari kepemimpinan adalah bahwa tidak setiap pemimpin adalah sama. Tentu saja kita semua telah mendengar lelucon tentang kepemimpinan 'jamur' (menjaga mereka dalam gelap dan memberi mereka makan pada pupuk kandang) dan 'burung-burung camar' (menukik dalam, mengomel, dan drop hal yang tidak menyenangkan pada orang-orang), tapi bercanda samping, ada banyak yang berbeda gaya kepemimpinan.gaya kepemimpinan yang berbeda sesuai untuk orang yang berbeda dan situasi yang berbeda, dan para pemimpin terbaik belajar untuk menggunakan mereka semua.
Anda tentu saja dapat belajar tentang keterampilan kepemimpinan yang efektif dan praktek tapi bisa melaksanakannya sendiri mungkin memerlukan set yang sama sekali berbeda dari keterampilan dan sikap. Pertanyaan “kepemimpinan Can diajarkan?” Tidak memiliki jawaban yang sederhana dan kami tidak ingin berdebat untuk satu sisi atau yang lain, melainkan tetap berpikiran terbuka pada subjek dan memberikan informasi tentang keterampilan pemimpin yang baik perlu.Keterampilan Pemimpin Baik PerluMungkin keterampilan yang paling penting seorang pemimpin perlu adalah untuk dapat berpikir secara strategis.Kepemimpinan adalah tentang memiliki visi di mana Anda ingin menjadi dan bekerja untuk mencapai visi tersebut.


Di samping pemikiran strategis pergi pengorganisasian dan perencanaan tindakan, keduanya penting bagi penyampaian visi dan strategi, dan manajemen risiko untuk membantu Anda menghindari hal-hal yang salah, dan mengelola ketika mereka lakukan.
Para pemimpin juga harus mampu untuk membuat keputusan yang baik dalam mendukung pengiriman strategi mereka.
Sepanjang jalan untuk mencapai visi mereka seorang pemimpin akan datang atas banyak masalah.Oleh karena itu pemecahan masalah yang efektif adalah keterampilan kepemimpinan kunci lain. Dengan sikap positif, masalah bisa menjadi peluang dan pengalaman belajar, dan seorang pemimpin dapat memperoleh banyak informasi dari masalah diatasi.
Para pemimpin juga harus sangat terorganisir pada tingkat pribadi, dan mampu mengelola diri mereka sendiri dan waktu mereka, sehingga mereka dapat menghabiskan waktu melakukan apa yang harus mereka lakukan, dan bukan pada tugas-tugas lain.
Serta mengatur waktu mereka dan tim mereka, para pemimpin perlu menghabiskan sedikit waktu pada diri mereka sendiri, dan terutama pada motivasi diri mereka. Seorang pemimpin yang tidak memiliki motivasi diri akan berjuang untuk memotivasi orang lain, seperti orang yang cepat untuk mendeteksi kurangnya ketulusan.


Mengembangkan Keterampilan Orang 

Bidang lain yang sangat penting bagi para pemimpin adalah keterampilan dalam memimpin orang. Setelah semua, tanpa pengikut, tidak ada pemimpin.Para pemimpin perlu keterampilan dalam bekerja dengan orang lain atas dasar satu-ke-satu dan kelompok, dan berbagai alat di gudang senjata mereka untuk menghadapi berbagai situasi.Salah satu keterampilan pertama bahwa para pemimpin baru perlu menguasai adalah bagaimana mendelegasikan. Ini adalah keterampilan yang sulit bagi banyak orang tetapi, dilakukan dengan baik, delegasi dapat memberikan anggota tim tanggung jawab dan rasa kepemimpinan diri mereka sendiri, dan membantu mereka untuk tetap termotivasi.

Para pemimpin juga perlu tahu bagaimana memberikan orang lain pandangan mereka tentang kinerja pribadi dengan cara yang akan konstruktif bukan destruktif, dan juga mendengar pendapat orang lain.





sumber referensi : https://www.skillsyouneed.com/leadership-skills.html


Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!