Self marketing skills
SELF MARKETING SKILL
Self-Marketing anda dikatakan efektif jika definisi target
dan produknya jelas, dilengkapi strategi promosi yang kaya. Target adalah apa
yang menjadi jalur karir yang anda pilih, Produk adalah apa Skill yang menjadi
spesialisasi anda, dan strategi promosi adalah cara dan media yang anda pakai
untuk mempromosikan diri anda. Tujuan akhir dari Self-marketing yaitu untuk
menjadikan anda sebuah produk yang 'expert' dibidangnya.
Mempunyai Self-Marketing yang efektif membuat value yang
anda punya melambung tinggi. Self-Marketing yang terkonsep menciptakan
sebuah spesialisasi dan image yang solid yang membuat
anda memiliki keunggulan kompetitif (Competitive Advantage).
Contohnya, Ada dua orang yang sama-sama sudah punya pengalaman
bekerja selama 5 tahun. Kira-kira, siapa yang bakal dipilih, yang pertama
yang keahliannya banyak tapi dangkal, atau yang kedua, yang keahliannya lebih
spesifik namun dalam? Pastinya yang kedua, karena ketika lama pengalaman sudah
sama, maka spesialisasi-lah yang menjadi nilai plus, dan seorang profesional
yang paling bernilai adlaiah dia yang ahli di bidangnya. Tapi nyatanya, dalam
persaingan, para pemain dalam job market masih sering membangun keahlian yang
terlalu general atau asal 'caplok' sana-sini yang membuat mereka kesulitan
untuk menyadari dan membangun sebuah spesialisasi. After all, you
cannot be all things to all people.
Di bawah ini adalah konsep Self-Marketing yang perlu anda
praktekkan;
1. Target
Ada satu titik saat dimana anda harus menyadari apa yang
menjadi bidang anda. Di titik ini, anda memilih apa yang akan menjadi
karir anda. Caranya dengan mengevaluasi apa yang
menjadi background pendidikan dan pengalaman kerja anda, dan
membandingkannya dengan karir yang cocok di job market. Untuk mengevaluasi diri
anda, hal-hal harus yang anda sadari adalah:
·
Apa latar belakang pendidikan
anda?
·
Subjek apa yang anda sukai semasa
pendidikan?
·
Seminar/kursus apa yang pernah anda
ikuti?
·
Apa saja pengalaman anda?
(proyek-proyek, kegiatan, pekerjaan, karya tulis yang sudah pernah anda
kerjakan)
·
Dari pengalaman-pengalaman tersebut,
pengalaman mana yang anda kerjakan dengan penuh passion?
Hal-hal tersebut merupakan bukti nyata tentang apa yang
sudah pernah anda praktekkan dan menuai hasil. Seluruh proses evaluasi tersebut
memperjelas ke mana arah yang anda tuju. Sekarang anda bandingkan skill dan
pengalaman yang sudah ada dengan karier yang cocok buat anda, dan ketika anda
dihadapkan dengan pilihan, haruskah saya menjadi seorang dosen, administrator, marketer,
atau auditor? anda sudah tahu jawabannya dengan melihat evaluasi yang telah
anda lakukan sebelumnya. Contohnya, saya memilih karir sebagai seorang marketer,
karena saya seorang sarjana ekonomi, banyak mengikuti training/seminar
marketing, dan saya pernah berpartisipasi dalam beberapa promosi event
2. Design
2. Design
Sekarang anda sudah tahu apa yang menjadi jalur karier anda.
Tahap ini merupakan tahap dimana anda membangun ulang diri anda, yaitu
memperdalam skill dan menambah value anda sesuai dengan jalur karir yang
dipilih. Ketika anda mengetahui apa yang menjadi skill anda, anda bisa
mengatahui apa yang menjadi value utama dan value tambahan. Contohnya, Jika
anda memilih karir di bidang keuangan(finance), value utama anda yaitu
dari tingkat pendidikan formal, training seputar financial management,
publikasi dan pengalaman proyek di bagian keuangan. Value tambahan anda yaitu
segala ilmu diluar keuangan yang bisa menambah value anda, contohnya, skill
bahasa inggris, sertifikasi TOEFL/IELTS, skill komputer(software keuangan,
program pengolah angka). Yang anda harus lakukan untuk memperdalam dan
memperkaya nilai anda , yaitu meningkatkan strata pendidikan, mengikuti banyak
pelatihan/kursus/sertifikasi, dan menambah pengalaman pekerjaan sesuai jalur
karier yang telah ditetapkan.
3. Market
Sekarang saatnya mempromosikan apa yang menjadi skill anda dalam dunia karier. Cara memasarkan diri anda terbagi atas dua, yaitu cara personal dan non-personal. Cara personal yaitu ketika anda mempromosikan diri anda secara langsung kepada orang lain, terutama ketika melakukan networking (membangun relasi). Cara Non-persodal dilakukan dengan bantuan media promosi.
Cara Non-personal
Sebagai acuan, CV dan Kartu Nama merupakan alat promosi
standar dalam dunia profesional (melamar pekerjaan, membangun relasi) dan
rata-rata semua orang sudah punya. Yang menjadi perhatian adalah: Apa saja yang
anda bisa tambahkan untuk memperkaya media promosi?
Website pribadi bisa menjadi solusi sebagai media promosi
tambahan anda. Memiliki website sendiri seperti mempunyai sebuah museum yang
didalamnya dipamerkan seluruh karya emas anda, namun banyak para profesional
yang belum mengandalkan website sebagai source of value. Anda bisa
membuat website/blog gratis menggunakan domain blogspot atau wordpress,
namun dianjurkan anda berinvestasi setidaknya ratusan ribu hingga beberapa juta
untuk memiliki website yang lebih pro dan independen. Website memiliki
kelebihan yang sangat krusial dibanding dengan alat promosi cetak seperti CV,
karena anda bisa memamerkan dokumentasi prestasi, produk, tulisan, dan
berita-berita yang terkait dengan kita. Dengan memiliki website yang
profesional, yang bisa tertera dalam CV, Kartu Nama, e-mail dan akun Social
Media anda, anda akan terkesan lebih bernilai dan terpercaya.
Cara Personal
Memiliki jalur karier yang spesifik sangat membantu anda
dalam membangun networking. Hal ini dikarenakan anda memiliki
pengetahuan yang lebih mendalam tentang suatu bidang, Contohnya, ketika anda
menetapkan jalur anda sebagai seorang marketer, anda akan membangun pengalaman
anda di sekitar bidang marketing dan menangani berbagai kasus
yang berbeda solusinya di bidang marketing, yang bisa membuat anda
di-cap sebagai expert, dari cara anda 'memamerkan' diri dan
berdiskusi dengan koneksi-koneksi anda yang baru.
Strategi ini membuat anda berbeda dengan pesaing-pesaing
anda dalam job market. Memiliki jalur karir yang solid dan dimotori keahlian
yang spesifik memiliki efek yang sangat besar di mata job market, bahwa anda
berpengalaman, ahli dan berkemampuan lebih di bidangnya, Karena sebuah produk
yang diinginkan adalah produk yang paling memberikan nilai lebih kepada
peminatnya. Semoga berhasil.
Pengertian Public
Speaking
Menurut Webster’s Third New International Dictionary,
tercantum pengertian Public Speaking adalah:
·
The act of process of making
speeches in public (proses memberikan pidato di depan publik)
·
. The art of science of effective oral
communication with an audience (seni dari ilmu berkomunikasi lisan yang efektif
bersama para pendengarnya).
Menurut David Zarefsky, dalam Public Speaking Strategic for
Success; “Public speaking is a continuous communication process in which
messages and signals circulate back and forth between speaker and listeners.”
Mudahnya dapat diartikan: Public Speaking adalah sebuah proses
komunikasi berkelanjutan, di mana pesan, simbol (komunikasi) (dan makna, ed;
tambahan penulis) terus berinteraksi, antara pembicara dan para pendengarnya.
Sedangkan menurut Ys. Gunadi dalam Himpunan Istilah Komunikasi: Public Speaking adalah sebuah bentuk komunikasi yang dilakukan secara lisan tentang suatu hal atau topik di hadapan banyak orang. Tujuannya adalah untuk mempengaruhi, mengubah opini, mengajar, mendidik, memberikan penjelasan serta memberikan informasi kepada masyarakat tertentu pada suatu tempat tertentu.
Sedangkan menurut Ys. Gunadi dalam Himpunan Istilah Komunikasi: Public Speaking adalah sebuah bentuk komunikasi yang dilakukan secara lisan tentang suatu hal atau topik di hadapan banyak orang. Tujuannya adalah untuk mempengaruhi, mengubah opini, mengajar, mendidik, memberikan penjelasan serta memberikan informasi kepada masyarakat tertentu pada suatu tempat tertentu.
Karena sifatnya yang dinamis, maka Public Speaking juga dapat diartikan sebagai sebuah aktivitas yang sangat dekat dengan asosiasi kata perubahan (change). Melalui Public Speaking, kita dapat mengetahui pola pemikiran dari seseorang, mengetahui gagasan masa depan seseorang, dan ide-ide luar biasanya. Kita juga dapat mengetahui perubahan seperti apa yang digagas atau direncanakan seseorang.
Public Speaking merupakan sebuah rumpun keluarga Ilmu Komunikasi (Retorika) yang mencakup berdiskusi, berdebat, pidato, memimpin rapat, moderator, MC, dan presenter serta kemampuan seseorang untuk dapat berbicara di depan publik, kelompok maupun perseorangan yang perlu menggunakan strategi dan teknik berbicara yang tepat.
Bisa bicara itu
Penting!
Nah,
dari pemaparan pengertian
public speaking yang cukup lengkap di atas.
Tentu kita tidak bisa menganggap bahwa teknik berbicara sederhana
akan bisa membuat seseorang mampu mempengaruhi, menguasai atau bahkan
mempersuasi orang lain untuk suatu kepentingan tertentu.
Oleh karena, kita perlu dan butuh keterampilan berbicara efektif secara khusus, berupa sikap dan teknik berbicara yang mumpuni agar kita bisa melakukan itu semua, baik dalam penyampaian pesan, mempengaruhi orang, memotivasi, dan lain sebagainya.
Obama, yang kita kenal sebagai orang berkulit hitam pertama yang bisa menguasai Negeri Paman Sam, adalah termasuk orang yang pandai berbicara. Pandai berbicara bukan dalam arti banyak omong, melainkan beliau mampu mengolah kata-kata sedemikian rupa sehingga apa yang disampaikannya dapat menguasai bawah sadar pendengar, mampu mengubah pola pikir mereka, dan kemudian mempengaruhinya untuk meng-IYA-kan apa yang dikatakan oleh Presiden AS pertama yang ber-almamater-kan SD Menteng ini.
Public Speaking adalah komunikasi lisan berupa pidato, ceramah, presentasi, dan jenis berbicara di depan umum (orang banyak) lainnya.
Public Speaking juga diartikan sebagai "pembicaraan publik" yang maksudnya berbicara di depan orang banyak juga.
Banyak orang takut Public Speaking dengan ragam alasan: suka merasa gugup, grogi, merasa tidak bisa, tidak biasa, takut salah ucap, takut "nge-blank", dan sebagainya yang masuk kategori "demam panggung".
Berikut ini Teknik Dasar Public Speaking untuk Pemula, meliputi hal-hal terpenting seputar Public Speaking.
Oleh karena, kita perlu dan butuh keterampilan berbicara efektif secara khusus, berupa sikap dan teknik berbicara yang mumpuni agar kita bisa melakukan itu semua, baik dalam penyampaian pesan, mempengaruhi orang, memotivasi, dan lain sebagainya.
Obama, yang kita kenal sebagai orang berkulit hitam pertama yang bisa menguasai Negeri Paman Sam, adalah termasuk orang yang pandai berbicara. Pandai berbicara bukan dalam arti banyak omong, melainkan beliau mampu mengolah kata-kata sedemikian rupa sehingga apa yang disampaikannya dapat menguasai bawah sadar pendengar, mampu mengubah pola pikir mereka, dan kemudian mempengaruhinya untuk meng-IYA-kan apa yang dikatakan oleh Presiden AS pertama yang ber-almamater-kan SD Menteng ini.
Public Speaking adalah komunikasi lisan berupa pidato, ceramah, presentasi, dan jenis berbicara di depan umum (orang banyak) lainnya.
Public Speaking juga diartikan sebagai "pembicaraan publik" yang maksudnya berbicara di depan orang banyak juga.
Banyak orang takut Public Speaking dengan ragam alasan: suka merasa gugup, grogi, merasa tidak bisa, tidak biasa, takut salah ucap, takut "nge-blank", dan sebagainya yang masuk kategori "demam panggung".
Berikut ini Teknik Dasar Public Speaking untuk Pemula, meliputi hal-hal terpenting seputar Public Speaking.
Teknik Dasar Public
Speaking
1. Mengatasi
gugup/grogi dalam Public Speaking
2. Teknik
pernapasan untuk Public Speaking
3. Teknik
vokal untuk Public Speaking
4. Persiapan
Public Speaking
5. Teknik
Membuka Public Speaking
6. Penyampaian/Penguasa
Materi Public Speaking
7. Teknik
Menutup Public Speaking
Mengatasi gugup/grogi
dalam Public Speaking
Gugup disebabkan dua hal: tidak biasa dan tidak menguasai
materi. Agar terbiasa, banyakin latihan! Agar menguasai materi, banyakin baca
dan data. Dijamin, jika terbiasa dan menguasai materi, Anda tidak akan gugup.
Gugup
juga sering muncul bagi yang sudah terbiasa dan menguasai materi. Misalnya,
sebab ada di antara hadirin yang bikin kita GR atau seseorang yang kita
hormati/kagumi. Maka, cara instant mengatasinya adalah TARIK NAPAS dalam-dalam,
berulang kali, lalu yakinkan diri: saya yang paling siap tampil karena saya
sudah bersiap-siap sejak kemarin!
Teknik pernapasan untuk Public Speaking
Berbicara di depan umum jangan sampai
"ngos-ngosan", kurang napas, atau tidak mampu mengatur dan
mengendalikan pernapasan. Maka, berlatihlah agar bisa bernapas panjang dan
mampu mengelolanya.
Caranya, antara lain, tiup lilin yang menyala dalam jarak 1
meter, berulang-ulang, minimal 10x; tarik nafas sedalam mungkin (lewat hidung),
lalu keluarkan lewat mulut pelan-pelan sambil berdesis "zzz.... zzzz...
zzzzz...".
Teknik vokal untuk Public Speaking
Teknik vokal terpenting adalah intonasi yang benar, stressing pada kata/kalimat tertentu yang dianggap penting, pelan saat permulaan dan akhir (volume), mainkan kecepatan berbicara (speed/tempo) biar gak monoton, perhatikan pula artikulasi (kejelasan kata/kalimat) dan pelafalan kata yang benar (pronounciation).
Teknik vokal terpenting adalah intonasi yang benar, stressing pada kata/kalimat tertentu yang dianggap penting, pelan saat permulaan dan akhir (volume), mainkan kecepatan berbicara (speed/tempo) biar gak monoton, perhatikan pula artikulasi (kejelasan kata/kalimat) dan pelafalan kata yang benar (pronounciation).
Gunakan suara asli (natural), jangan meniru suara orang lain
atau dibuat-buat. "Merdukan" dengan "suara perut"
(diafragma). Ini bisa dilatih.
Persiapan Public Speaking
Siapa yang tidak melakukan persiapan, dia sedang
mempersiapkan kegagalan. Who doesn't prepare he prepares fail. Maka, bersiaplah
dengan mendalami materi, tema, topik, busana, kondisi fisik (biar fit), dan
latihan! Practise makes perfect, doesn't it?
Teknik Membuka Public Speaking
Banyak cara membuka pidato, namun yang paling favorit adalah
membuka dengan kisah/cerita, humor atau ungkapan lucu, mengutip pepatah/kata
mutiara, dan langsung mengemukakan inti materi yang akan disampaikan.
Penyampaian/Penguasa Materi Public Speaking
Penyampaian/Penguasa Materi Public Speaking
Takut lupa materi? Takut nge-blank saat tampil di podium?
Ini dia pilihan menguasaan materi: menggunakan.membawa catatan sebagai contekan
(using notes), menggunakan alat bantu visual seperti infocus (using visual aids
as notes), membaca naskah lengkap (reading complete text), dan menghafalnya
(memorize). Dua terakhir tidak disarankan untuk digunakan.
Teknik Menutup Public Speaking
Jika hendak mengakhiri pidato, beri tanda (signal), bahwa Anda akan segera mengakhirinya. Katakan, misalnya, "demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat, dan mohon maaf jika ada yang tidak berkenan, wasalam...!" Jangan muter-muter lagi, menjadikan pidato jadi tambah lama.
Jika hendak mengakhiri pidato, beri tanda (signal), bahwa Anda akan segera mengakhirinya. Katakan, misalnya, "demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat, dan mohon maaf jika ada yang tidak berkenan, wasalam...!" Jangan muter-muter lagi, menjadikan pidato jadi tambah lama.
RELATIONSHIP BUILDING (EFFECTIVE LISTENING)
Key talent person atau
individu yang berkategori kunci dan memilki potensi yang unggul untuk
dikembangkan pada posisi-posisi strategis di lingkungan porganisasi, tak jarang
memiliki kebutuhan pengembangan akan keterampilan membangun hubungan melalui
berkomunikasi. Kecenderungan mereka di tempat kerja adalah lebih banyak fokus
menyelesaikan pekerjaan guna mencapai target, dan tak jarang mengabaikan
komunikasi dan membangun hubungan dengan rekan kerja secara intensif. Dengan
kebiasaan selalu fokus pada pekerjaan, maka waktu untuk mengembangkan kemampuan
diri menjadi lebih banyak, sedangkan waktu untuk membangun hubungan,
berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain menjadi kurang. Karena tidak
terbiasa berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, maka mereka
cenderung 'kaku' dan kurang memahami orang lain dalam berinteraksi dan
berkomunikasi, bahkan tak jarang mereka mengabaikan efektivitas berkomukasi.
Guna meningkatkan kemampuan membangun hubungan melalui
berkomunikasi yang efektif, maka Rakit Consultant dengan
bangga dan penuh percaya diri mengajak anda untuk meningkatkan kemampuan tim
dengan mengikuti training “RELATIONSHIP BUILDING (EFFECTIVE
LISTENING)”.
Training Objectives
Setelah mengikuti proses training ini,
peserta diharapkan :
·
Dapat memahami emosi dan konten pesan
yang disampaikan orang lain secara eksplisit.1
·
Dapat memahami arti/ makna dari apa
yang disampaikan orang lain melalui bahasa non verbal. (memahami
motif/ arah pembicaraan orang lain dari bahasa non verbal)1
·
Dapat memahami isu-isu berdasarkan
argumentasi, perasaan, perilaku-perilaku, perhatian orang lain, dan kelemahan
dan kekuatannya.1
·
Mampu mendengarkan dengan seksama dan
menemukan clue perasaan dan maksud orang lain.1
·
Menjadi pendengar yang menyenangkan
dengan sikap terbuka, berusaha membangun percakapan dan aktif mencari pemahan
(mengarahkan, mempengaruhi, mengembangkan, membantu orang lain).1
·
Memahami cara membina hubungan dengan
orang lain (menerima undangan dan membuat kontak kerja)2
Training Methods
·
Studi kasus
·
Simulasi/ praktek dengan direct
feed back
·
Presentasi singkat dan tanya jawab.
·
Games
·
Diskusi Kelompok
Competencies
·
Interpersonal Understanding.
·
Relationship Building.
·
Diskusi Kelompok
Training Duration
·
3 hari, terbagi dalam 12 session
Training Paticipant
·
Senior Staff/ Administration
·
Asisten Supervisor
·
Supervisor
·
Asisten Manajer
·
Manajer.
·
Management Trainee
Training Evaluation
·
Evaluasi reaktif peserta
·
Evaluasi proses : kognitif dan
keterampilan proses.
Trainer / Fasilitator
·
Tim Rakit Consultant
sumber referensi : http://rakit-consultant.blogspot.co.id/2011/07/relationship-building-effective_14.html
sumber referensi : http://rakit-consultant.blogspot.co.id/2011/07/relationship-building-effective_14.html
COMMUNICATION
SKILL ATAU KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI
FAKTA TENTANG KOMUNIKASI :
Penelitian menyebutkan 70% kesalahan di dunia kerja diakibatkan oleh KOMUNIKASI
yang buruk.
PENGERTIAN KOMUNIKASI
“Proses penyampaian informasi, gagasan,
emosi, keahlian melalui penggunaan simbol-simbol seperti kata-kata,
gambar-gambar, angka-angka dan lain-lain.
Mengapa perlu COMMUNICATION SKILLS ???
hmm
·
Leadership = Self confidence + Human
relationship + communication skill
·
Komunikasi merupakan keahlian yang
paling penting dalam hidup
CARA UMUM BERKOMUNIKASI
·
Ucapan —— > Image Visual
·
Bahasa tulisan ——–> Bahasa tubuh
LINGKUNGAN KOMUNIKASI
·
Komunikasi ke atas yaitu Menyampaikan
ide, usulan, melapor dan minta pendapat atau persetujuan atasan.
·
Komunikasi ke bawah yaitu Memberi
perintah, menyampaikan informasi, memberikan kritik membangun, menilai hasil
pekerjaan, menegur dan memuji.
·
Komunikasi horizontal yaitu Koordinasi,
memberi informasi dan minta pendapat.
·
Komunikasi diagonal yaitu Antara
bawahan dengan atasan yang bukan atasannya langsung.
MENGAPA DIPERLUKAN INTERPERSONAL SKILLS
??
Þ Sangat
dibutuhkan dalam berhubungan dan bekerja sama dengan orang lain
Þ Kemampuan
berkomunikasi secara efektif, mendengar dan mengungkapkan
Þ Kemampuan
memberi dan menerima masukan
Þ Mampu bekerja
dengan baik dalam kelompok
PROSES KOMUNIKASI
·
Source adalah Sumber informasi
ide/pesan (komunikator)
·
Channel adalah Media/saluran yang
digunakan menyampaikan ide/pesan
·
Message adalah Ide/pesan yang ingin
disampaikan oleh komunikator
·
Receiver adalah Audien/objek yang
menerima ide/pesan
·
Feedback adalah Umpan balik yang
diberikan audien dalam memahami pesan yang disampaikan
FUNGSI KOMUNIKASI
·
Fungsi informasi : Menyampaikan pesan,
idea, atau informasi kepada pihak lain untuk tujuan tertentu
·
Fungsi ekspresi : Wujud ungkapan
perasaan/pikiran komunikator atas apa yang dia pahami dan dirasakan terhadap
yang lai
·
Fungsi control : Menghindari terjadinya
sesuatu yang tidak diinginkan dengan memberi pesan berupa perintah, peringatan,
penilaian , dsb
·
Fungsi sosial : Media yang baik dalam
berinteraksi antara seseorang dengan orang lain
·
Fungsi ekonomi : Media dalam
proses pemenuhan kebutuhan masing-masing individu
JENIS KOMUNIKASI BERDASARKAN KEMASAN
·
Komunikasi Verbal yaitu dilakukan
secara lisan. Kualitas sering ditentukan oleh intonasi suara, mimik, dan body
languange.
Komunikasi verbal tidak bisa efektif
tanpa dilengkapi dengan komunikasi non verbal
·
Komunikasi Non Verbal yaitu disampaikan
dengan isyarat (gestures), gerak-gerik (movement).
Contoh : sesuatu barang, cara
berpakaian, atau sesuatu yang dapat menunjukan suasana hati atau perasaan pada
saat tertentu.
Ini nih contoh dalam komunikasi non
verbal
KOMUNIKASI YANG EFEKTIF
Komunikasi yang efektif bermakna :
·
Mencapai sasaran yang diinginkan
·
Berdampak menyenangkan
·
Bersifat aktual dan nyata
·
Komunikasi efektif akan terjadi
bila terdapat aliran informasi dua arah antara komunikator dan komunikan, dan
informasi tersebut sama-sama di respon sesuai dengan harapan keduanya.
HAL YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS
KOMUNIKASI
Bagaimana agar komunikasi dapat
diberikan dan diterima dengan baik ??
Nih, komunikasi yang baik seperti yang
dibawah ini :
©
Kongruen antara yang kita pikirkan, ucapkan dengan yang kita lakukan
©
Keinginan untuk mendengarkan
©
Tingkat keterbukaan
©
Respek terhadap orang lain
Memberikan masukan kepada orang lain
harus ada caranya agar orang lain dapat menerimannya, berikut cara memberi feed
back ¯
·
Secara positif
·
Spesifik
·
Tidak menghakimi
·
Sensitif
·
Mendorong dan memotivasi
·
Dapat dilakukan dua arah
·
Tepat waktu
Komunikasi yang baik perlu juga masukan
dari orang lain, di bawah ini adalah cara bagaimana menerima masukan dengan
baik
·
Bersikap secara terbuka dan menerima
·
Mendengar apa yang diucapkan
·
Waspada terhadap reaksi tiba-tiba
·
Konsentrasi pada isi
·
Bertanya bila tidak paham
·
Minta bantuan, saran, nasehat
Agar komunikasi berjalan dengan baik
yaitu memahami point terpenting dari komunikasi yaitu :
·
Bagaimana pesan dikirimkan
·
Bagaimana agar pesan tersampaikan
·
Bagaimana pesan di fahami
MANFAAT KOMUNIKASI YANG EFEKTIF
√
Mengembangkan interaksi dan hubungan antar manusia yang lebih baik
√
Membangun kepercayaan antar individu dan kelompok
√
Penerimaan yang baik dalam kehidupan sosial dan kelompok
√
Terhindarkan dari kesalahfahaman penyampaian informasi
√
Secara tidak langsung menunjukkan gambaran sikap dan kepribadian seseorang
3 POINT YANG DIPERLUKAN UNTUK MEMBUAT
KOMUNIKASI LEBIH EFFECTIVE
·
Jadilah pembicara yang difahami
·
Miliki sikap pendengar yang baik
·
Hilangkan hambatan-hambatan yang
menganggu komunikasi
KOMUNIKASI itu seperti Cintaa
·
Jika pas bikin senang, tapi jika
berlebihan bikin bete L
·
Ada saatnya memberi, ada saatnya
menerima
·
Mudah dikatakan, tapi sulit
dipahami, terlebih dijalani J yeah
KESIMPULAN
Komunikasi dikatakan berhasil jika :
·
Terpenuhi unsur-unsur komunikasi
·
Sasaran memahami, mengerti pesan, dan
dapat memberikan feedback agar tercapainya tujuan dari pesan yang diberikan
·
Perhatikan 3 hal ketika anda
berkomunikasi : Jadilah pembicara yang di fahami, jadilah pendengar yang baik,
dan kurangi hambatan komunikasi
“JADILAH ORANG YANG
BERKOMUNIKASI DENGAN BAIK”
Kemampuan
presentasi
Menyajikan informasi dengan jelas dan efektif adalah keterampilan kunci untuk mendapatkan pesan Anda atau pendapat menemukan dan, hari ini, kemampuan presentasi yang diperlukan dalam hampir setiap bidang.Apakah Anda seorang mahasiswa, administrator atau eksekutif, jika Anda ingin memulai bisnis Anda sendiri, mengajukan permohonan hibah atau berdiri untuk posisi terpilih, Anda mungkin sangat baik diminta untuk melakukan presentasi. Ini bisa menjadi prospek yang sangat menakutkan. Panduan kami dirancang untuk membantu.Jika, dalam posisi ini, hal pertama yang Anda lakukan adalah membuka PowerPoint, maka Anda mungkin harus pertama meluangkan waktu untuk mengembangkan keterampilan presentasi Anda. Menyampaikan presentasi inspirasional atau menawan membutuhkan banyak persiapan dan kerja, dan Anda mungkin bahkan tidak perlu PowerPoint sama sekali!Banyak orang merasa takut ketika diminta untuk membuat pembicaraan publik pertama mereka, tetapi ini ketakutan awal dapat dikurangi dengan persiapan yang baik yang juga akan meletakkan dasar untuk membuat presentasi yang efektif.Panduan Cepat untuk Presentasi yang EfektifJika Anda benar-benar harus belajar dengan cepat, maka tempat yang baik untuk memulai adalah dengan kami Top Tips untuk Presentasi yang Efektif.Ini akan memberi Anda beberapa ‘cepat kemenangan’ yang akan membantu Anda meningkatkan presentasi Anda, dan jika Anda telah menjadi presenter berpengalaman, mudah-mudahan membawa mereka dari baik untuk besar.
Tapi ujung yang paling penting dari semua?
Ini semua tentang audiens Anda.Ingatlah bahwa dalam pikiran, dan keterampilan presentasi Anda hampir akan segera meningkatkan.Jika Anda memiliki lebih banyak waktu untuk mengembangkan keterampilan presentasi Anda ...... maka bagian Keterampilan Presentasi SkillsYouNeed dirancang untuk membantu.Bagian Keterampilan Presentasi kami dibagi menjadi dua bagian.Yang pertama memberi Anda panduan langkah-demi-langkah untuk membuat presentasi profesional dan efektif.Yang kedua memberikan informasi lebih rinci tentang penyajian, dan berkomunikasi dalam keadaan tertentu.
Apa Presentasi?
Presentasi adalah alat komunikasi yang dapat disesuaikan dengan berbagai situasi berbicara, seperti berbicara dengan kelompok, menyikapi rapat atau pengarahan tim. Agar efektif, langkah-demi-langkah persiapan dan metode dan sarana penyajian informasi yang harus dipertimbangkan dengan cermat
.
Mempersiapkan Presentasi
Persiapan adalah bagian paling penting dari membuat presentasi yang sukses. Ini adalah dasar penting dan tidak boleh ada jalan pintas.
Menyelenggarakan Bahan Presentasi
Terlepas dari apakah kesempatan itu adalah formal atau informal, Anda harus selalu bertujuan untuk memberikan yang jelas, pengiriman yang terstruktur dengan baik.Anda harus tahu persis apa yang ingin Anda katakan dan urutan di mana Anda ingin mengatakannya. Kejelasan ide dan organisasi yang baik harus menghasilkan pesan hidup, logis dan menarik. Lihat Pengorganisasian Materi
.Menulis Presentasi Anda
Halaman ini menawarkan saran tentang cara menulis presentasi yang efektif. Sebelum Anda menulis presentasi Anda, Anda harus sudah mulai mempersiapkan diri dengan mengembangkan ide-ide Anda dan memilih poin utama untuk memasukkan.
Memutuskan Metode Presentasi
Sekali Anda telah memutuskan pada pesan-pesan kunci Anda, dan berpikir tentang mengorganisir materi Anda, Anda selanjutnya harus berpikir tentang bagaimana Anda akan hadir. Presentasi berkisar dari formal ke informal dan pilihan Anda metode presentasi akan tergantung pada banyak faktor, termasuk penonton, tempat, fasilitas, dan preferensi Anda sendiri.
Mengelola Presentasi Catatan Anda
Hanya sedikit orang yang mampu memberikan presentasi tanpa catatan. Anda akan perlu tahu kemampuan Anda sendiri dan memutuskan cara terbaik untuk membuat presentasi. Anda mungkin mengelola bicara Anda dengan menggunakan teks lengkap, catatan pada kartu petunjuk, kata kunci di kartu petunjuk, atau peta pikiran.
Bekerja dengan Visual Aids
Kebanyakan alat bantu visual akan membutuhkan persiapan terlebih dahulu dan harus dioperasikan dengan efisiensi.Hanya menggunakan alat bantu visual jika mereka diperlukan untuk mempertahankan bunga dan membantu pemahaman: tidak menggunakannya hanya untuk menunjukkan kecakapan teknologi Anda. Jika bantu visual digunakan dengan baik, mereka akan meningkatkan presentasi dengan menambahkan dampak dan memperkuat keterlibatan penonton, tetapi jika tidak, mereka dapat merusak presentasi.
menyajikan data
Ada kalanya menggunakan data dalam presentasi benar-benar dapat membantu Anda untuk menceritakan kisah yang lebih baik. Tapi itu penting untuk tidak buta audiens Anda dengan statistik, dan juga untuk diingat bahwa banyak orang menemukan nomor sulit dimengerti.
Nah jika pembaca sudah menerapkan cara cara di atas semoga, artikel saya dapat membantu pembaca terima kasih :)
Sumber referensi : https://www.skillsyouneed.com/presentation-skills.html
Menyajikan informasi dengan jelas dan efektif adalah keterampilan kunci untuk mendapatkan pesan Anda atau pendapat menemukan dan, hari ini, kemampuan presentasi yang diperlukan dalam hampir setiap bidang.Apakah Anda seorang mahasiswa, administrator atau eksekutif, jika Anda ingin memulai bisnis Anda sendiri, mengajukan permohonan hibah atau berdiri untuk posisi terpilih, Anda mungkin sangat baik diminta untuk melakukan presentasi. Ini bisa menjadi prospek yang sangat menakutkan. Panduan kami dirancang untuk membantu.Jika, dalam posisi ini, hal pertama yang Anda lakukan adalah membuka PowerPoint, maka Anda mungkin harus pertama meluangkan waktu untuk mengembangkan keterampilan presentasi Anda. Menyampaikan presentasi inspirasional atau menawan membutuhkan banyak persiapan dan kerja, dan Anda mungkin bahkan tidak perlu PowerPoint sama sekali!Banyak orang merasa takut ketika diminta untuk membuat pembicaraan publik pertama mereka, tetapi ini ketakutan awal dapat dikurangi dengan persiapan yang baik yang juga akan meletakkan dasar untuk membuat presentasi yang efektif.Panduan Cepat untuk Presentasi yang EfektifJika Anda benar-benar harus belajar dengan cepat, maka tempat yang baik untuk memulai adalah dengan kami Top Tips untuk Presentasi yang Efektif.Ini akan memberi Anda beberapa ‘cepat kemenangan’ yang akan membantu Anda meningkatkan presentasi Anda, dan jika Anda telah menjadi presenter berpengalaman, mudah-mudahan membawa mereka dari baik untuk besar.
Tapi ujung yang paling penting dari semua?
Ini semua tentang audiens Anda.Ingatlah bahwa dalam pikiran, dan keterampilan presentasi Anda hampir akan segera meningkatkan.Jika Anda memiliki lebih banyak waktu untuk mengembangkan keterampilan presentasi Anda ...... maka bagian Keterampilan Presentasi SkillsYouNeed dirancang untuk membantu.Bagian Keterampilan Presentasi kami dibagi menjadi dua bagian.Yang pertama memberi Anda panduan langkah-demi-langkah untuk membuat presentasi profesional dan efektif.Yang kedua memberikan informasi lebih rinci tentang penyajian, dan berkomunikasi dalam keadaan tertentu.
Apa Presentasi?
Presentasi adalah alat komunikasi yang dapat disesuaikan dengan berbagai situasi berbicara, seperti berbicara dengan kelompok, menyikapi rapat atau pengarahan tim. Agar efektif, langkah-demi-langkah persiapan dan metode dan sarana penyajian informasi yang harus dipertimbangkan dengan cermat
.
Mempersiapkan Presentasi
Persiapan adalah bagian paling penting dari membuat presentasi yang sukses. Ini adalah dasar penting dan tidak boleh ada jalan pintas.
Menyelenggarakan Bahan Presentasi
Terlepas dari apakah kesempatan itu adalah formal atau informal, Anda harus selalu bertujuan untuk memberikan yang jelas, pengiriman yang terstruktur dengan baik.Anda harus tahu persis apa yang ingin Anda katakan dan urutan di mana Anda ingin mengatakannya. Kejelasan ide dan organisasi yang baik harus menghasilkan pesan hidup, logis dan menarik. Lihat Pengorganisasian Materi
.Menulis Presentasi Anda
Halaman ini menawarkan saran tentang cara menulis presentasi yang efektif. Sebelum Anda menulis presentasi Anda, Anda harus sudah mulai mempersiapkan diri dengan mengembangkan ide-ide Anda dan memilih poin utama untuk memasukkan.
Memutuskan Metode Presentasi
Sekali Anda telah memutuskan pada pesan-pesan kunci Anda, dan berpikir tentang mengorganisir materi Anda, Anda selanjutnya harus berpikir tentang bagaimana Anda akan hadir. Presentasi berkisar dari formal ke informal dan pilihan Anda metode presentasi akan tergantung pada banyak faktor, termasuk penonton, tempat, fasilitas, dan preferensi Anda sendiri.
Mengelola Presentasi Catatan Anda
Hanya sedikit orang yang mampu memberikan presentasi tanpa catatan. Anda akan perlu tahu kemampuan Anda sendiri dan memutuskan cara terbaik untuk membuat presentasi. Anda mungkin mengelola bicara Anda dengan menggunakan teks lengkap, catatan pada kartu petunjuk, kata kunci di kartu petunjuk, atau peta pikiran.
Bekerja dengan Visual Aids
Kebanyakan alat bantu visual akan membutuhkan persiapan terlebih dahulu dan harus dioperasikan dengan efisiensi.Hanya menggunakan alat bantu visual jika mereka diperlukan untuk mempertahankan bunga dan membantu pemahaman: tidak menggunakannya hanya untuk menunjukkan kecakapan teknologi Anda. Jika bantu visual digunakan dengan baik, mereka akan meningkatkan presentasi dengan menambahkan dampak dan memperkuat keterlibatan penonton, tetapi jika tidak, mereka dapat merusak presentasi.
menyajikan data
Ada kalanya menggunakan data dalam presentasi benar-benar dapat membantu Anda untuk menceritakan kisah yang lebih baik. Tapi itu penting untuk tidak buta audiens Anda dengan statistik, dan juga untuk diingat bahwa banyak orang menemukan nomor sulit dimengerti.
Nah jika pembaca sudah menerapkan cara cara di atas semoga, artikel saya dapat membantu pembaca terima kasih :)
Sumber referensi : https://www.skillsyouneed.com/presentation-skills.html
NEGOTIATION SKILLS
Negoasiasi menurut Stephen P. Robbins adalah “a process in
which two or more parties exchange goods or services and attempt to upon agree
upon the exchange rate for them.” Tawar menawar tersebut sesungguhnya tidak
terbatas pada barang, jasa saja tapi bisa juga menjangkau gagasan, kepentingan
bahkan kekuasaan.
Pengertian lebih spesifik disampaikan oleh Michael G. Aamodt yang mencoba menggabungkan negotion dengan bargaining yang disebutnya sebagai “a method of resolving conflict in which two sides use verbal skill and strategy to reach an agreement.” Dalam pengertian Michael G. Aamodt ini jelas memperlihatkan suatu upaya untuk menyelesaikan konflik atau perselisihan (terhadap hal apapun) dengan menggunakan keahlian berkomunikasi dan strategi tertentu untuk mencapai suatu kesepakatan.
Setidaknya ada lima hal yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan keterampilan bernegosiasi (negotiation skills) :
1. Begin with a positive overture.
2. Address problems, not personalities.
3. Pay little attention to initial offers.
4. Emphasize win-win solutions.
5. Create an open and trusting climate.
Begin with a positive overture, maksudnya adalah negosiasi harus diawali dengan hal-hal positif. Konsesi kecil dapat mulai ditawarkan sehingga dapat melunakkan lawan. Harus bersikap terbuka dan menghargai pihak lain.
Address problems, not personalities, negosiasi harus fokus isu-isu yang akan dibicarakan dan tidak menyinggung karakteristik personal pihak lain. Jika negosiasi berlangsung hindari menyerang pribadi orang lain. Jika anda berbeda, itu karena pada masalahnya, nukan pada pribadi, pisahkan antara pribadi dan masalahan yang ingin dibicarakan.
Pay little attention to initial offers, penawaran awal sesungguh hany merupakan pintu masuk untuk negosiasi, jangan terpaku terhadap hal tersebut, fokuslan pada sasaran yang ingin dicapai. Setiap pihak atau orang memang memiliki posisi awal dan biasanya ini bersifat ekstrim dan cenderung sangat idealis. Bawalah hal tersebut secara lebih proporsional dan realistis, bicaralah dengan fakta-fakta.
Emphasize win-win solutions. Jangan asumsikan bahwa anda ingin mengambil semua hal, ini merupakan langkah awal yang keliru jika anda ingin menang segala-gala. Negosiasi yang berhasil adalah tidak ada pihak yang merasa kalah sehingga muncul situasi win-win solutions. Kemenangan pihak suatu pihak secara mutlak bukan tujuan dari suatu negosiasi yang baik. Solusi hendaknya bersifat integratif dan mengakomodasi secara proporsional kepentingan para pihak.
Create an open and trusting climate. Untuk melakukan hal ini diperlukan keahlian mendengar yang baik, banyak bertanya, fokus pada argumen lawan secara langsung, jangan bersikap defensif, hindari penggunaan kata-kata atau sikap yang dapat melukai pihak lawan. Hal ini dapat menumbuhkan sikap terbuka dan saling percaya-mempercayai.
Kondisi diatas terjadi apabila negosiasi dilakukan secara langsung (direct negotiations). Dalam hal terjadi deadlock sangat mungkin negosiasi dilakukan melalui pihak ketiga. Lazim disebut dengan Third-Party Negiations. Ada empat peran yang bisa dimainkan oleh pihak ketiga, yaitu :
1. Mediator
2. Arbitrator
3. Conciliator
4. Consultant
Mediator, adalah pihak ketiga yang bersifat netral yang memfasilitasi suatu proses negosiasi dan melakukan solusi dengan menggunakan penalaran, persuasi dan memberikan berbagai alternatif penyelesaian masalah.
Arbitrator, adalah pihak ketiga yang melakukan proses negosiasi dengan memiliki kewenangan untuk menetapkan hal-hal yang harus disetujui para pihak.
Conciliator, adalah pihak ketiga yang dipercayai untuk melakukan suatu proses komunikasi informal yang mampu menengahi perselisihan antar pihak.
Consultant, adalah pihak ketiga yang bersifat imparsial (tidak berpihak), memiliki keahlian mengelola konflik, memfasilitasi pemecahan masalah yang kreatif melalui komunikasi dan analisa masalah yang mendalam.
Jika Sudah menerapkan Metode di atas Semoga Pembaca dapat Mempraktekannya langsung di lapangan :) terima kasih
Pengertian lebih spesifik disampaikan oleh Michael G. Aamodt yang mencoba menggabungkan negotion dengan bargaining yang disebutnya sebagai “a method of resolving conflict in which two sides use verbal skill and strategy to reach an agreement.” Dalam pengertian Michael G. Aamodt ini jelas memperlihatkan suatu upaya untuk menyelesaikan konflik atau perselisihan (terhadap hal apapun) dengan menggunakan keahlian berkomunikasi dan strategi tertentu untuk mencapai suatu kesepakatan.
Setidaknya ada lima hal yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan keterampilan bernegosiasi (negotiation skills) :
1. Begin with a positive overture.
2. Address problems, not personalities.
3. Pay little attention to initial offers.
4. Emphasize win-win solutions.
5. Create an open and trusting climate.
Begin with a positive overture, maksudnya adalah negosiasi harus diawali dengan hal-hal positif. Konsesi kecil dapat mulai ditawarkan sehingga dapat melunakkan lawan. Harus bersikap terbuka dan menghargai pihak lain.
Address problems, not personalities, negosiasi harus fokus isu-isu yang akan dibicarakan dan tidak menyinggung karakteristik personal pihak lain. Jika negosiasi berlangsung hindari menyerang pribadi orang lain. Jika anda berbeda, itu karena pada masalahnya, nukan pada pribadi, pisahkan antara pribadi dan masalahan yang ingin dibicarakan.
Pay little attention to initial offers, penawaran awal sesungguh hany merupakan pintu masuk untuk negosiasi, jangan terpaku terhadap hal tersebut, fokuslan pada sasaran yang ingin dicapai. Setiap pihak atau orang memang memiliki posisi awal dan biasanya ini bersifat ekstrim dan cenderung sangat idealis. Bawalah hal tersebut secara lebih proporsional dan realistis, bicaralah dengan fakta-fakta.
Emphasize win-win solutions. Jangan asumsikan bahwa anda ingin mengambil semua hal, ini merupakan langkah awal yang keliru jika anda ingin menang segala-gala. Negosiasi yang berhasil adalah tidak ada pihak yang merasa kalah sehingga muncul situasi win-win solutions. Kemenangan pihak suatu pihak secara mutlak bukan tujuan dari suatu negosiasi yang baik. Solusi hendaknya bersifat integratif dan mengakomodasi secara proporsional kepentingan para pihak.
Create an open and trusting climate. Untuk melakukan hal ini diperlukan keahlian mendengar yang baik, banyak bertanya, fokus pada argumen lawan secara langsung, jangan bersikap defensif, hindari penggunaan kata-kata atau sikap yang dapat melukai pihak lawan. Hal ini dapat menumbuhkan sikap terbuka dan saling percaya-mempercayai.
Kondisi diatas terjadi apabila negosiasi dilakukan secara langsung (direct negotiations). Dalam hal terjadi deadlock sangat mungkin negosiasi dilakukan melalui pihak ketiga. Lazim disebut dengan Third-Party Negiations. Ada empat peran yang bisa dimainkan oleh pihak ketiga, yaitu :
1. Mediator
2. Arbitrator
3. Conciliator
4. Consultant
Mediator, adalah pihak ketiga yang bersifat netral yang memfasilitasi suatu proses negosiasi dan melakukan solusi dengan menggunakan penalaran, persuasi dan memberikan berbagai alternatif penyelesaian masalah.
Arbitrator, adalah pihak ketiga yang melakukan proses negosiasi dengan memiliki kewenangan untuk menetapkan hal-hal yang harus disetujui para pihak.
Conciliator, adalah pihak ketiga yang dipercayai untuk melakukan suatu proses komunikasi informal yang mampu menengahi perselisihan antar pihak.
Consultant, adalah pihak ketiga yang bersifat imparsial (tidak berpihak), memiliki keahlian mengelola konflik, memfasilitasi pemecahan masalah yang kreatif melalui komunikasi dan analisa masalah yang mendalam.
Jika Sudah menerapkan Metode di atas Semoga Pembaca dapat Mempraktekannya langsung di lapangan :) terima kasih
Skill kepemimpinan
Kemampuan untuk memimpin secara efektif didasarkan pada sejumlah keterampilan kunci. Keterampilan ini sangat dicari oleh majikan karena mereka melibatkan berurusan dengan orang-orang dengan cara seperti untuk memotivasi, antusias dan membangun rasa hormat.
peran kepemimpinan ada di sekitar kita, tidak hanya di lingkungan kerja.Mereka dapat diterapkan untuk setiap situasi di mana Anda diminta untuk memimpin, profesional, sosial dan di rumah dalam pengaturan keluarga. Idealnya, pemimpin menjadi pemimpin karena mereka memiliki kredibilitas, dan karena orang ingin mengikuti mereka.Dua pertanyaan yang sering ditanyakan adalah:
Apa sebenarnya adalah pemimpin? dan
Bagaimana menjadi seorang pemimpin berbeda dari menjadi manajer?
'Dan ‘Kepemimpinan tidak Manajemen’ untuk mengetahui lebih lanjut.Banyak orang juga bertanya-tanya apakah kepemimpinan benar-benar dapat diajarkan. Orang dengan kepentingan pribadi (akademisi dan orang-orang yang menawarkan pelatihan kepemimpinan atau literatur dari beberapa macam) yakin bahwa itu bisa. Banyak pemimpin yang sukses, bagaimanapun, tidak pernah memiliki pelatihan formal. Bagi mereka kepemimpinan adalah keadaan pikiran, dan itu adalah kepribadian dan sifat-sifat yang membuat mereka pemimpin yang sukses mereka.
Salah satu aspek yang paling penting dari kepemimpinan adalah bahwa tidak setiap pemimpin adalah sama. Tentu saja kita semua telah mendengar lelucon tentang kepemimpinan 'jamur' (menjaga mereka dalam gelap dan memberi mereka makan pada pupuk kandang) dan 'burung-burung camar' (menukik dalam, mengomel, dan drop hal yang tidak menyenangkan pada orang-orang), tapi bercanda samping, ada banyak yang berbeda gaya kepemimpinan.gaya kepemimpinan yang berbeda sesuai untuk orang yang berbeda dan situasi yang berbeda, dan para pemimpin terbaik belajar untuk menggunakan mereka semua.
Anda tentu saja dapat belajar tentang keterampilan kepemimpinan yang efektif dan praktek tapi bisa melaksanakannya sendiri mungkin memerlukan set yang sama sekali berbeda dari keterampilan dan sikap. Pertanyaan “kepemimpinan Can diajarkan?” Tidak memiliki jawaban yang sederhana dan kami tidak ingin berdebat untuk satu sisi atau yang lain, melainkan tetap berpikiran terbuka pada subjek dan memberikan informasi tentang keterampilan pemimpin yang baik perlu.Keterampilan Pemimpin Baik PerluMungkin keterampilan yang paling penting seorang pemimpin perlu adalah untuk dapat berpikir secara strategis.Kepemimpinan adalah tentang memiliki visi di mana Anda ingin menjadi dan bekerja untuk mencapai visi tersebut.
Di samping pemikiran strategis pergi pengorganisasian dan perencanaan tindakan, keduanya penting bagi penyampaian visi dan strategi, dan manajemen risiko untuk membantu Anda menghindari hal-hal yang salah, dan mengelola ketika mereka lakukan.
Para pemimpin juga harus mampu untuk membuat keputusan yang baik dalam mendukung pengiriman strategi mereka.
Sepanjang jalan untuk mencapai visi mereka seorang pemimpin akan datang atas banyak masalah.Oleh karena itu pemecahan masalah yang efektif adalah keterampilan kepemimpinan kunci lain. Dengan sikap positif, masalah bisa menjadi peluang dan pengalaman belajar, dan seorang pemimpin dapat memperoleh banyak informasi dari masalah diatasi.
Para pemimpin juga harus sangat terorganisir pada tingkat pribadi, dan mampu mengelola diri mereka sendiri dan waktu mereka, sehingga mereka dapat menghabiskan waktu melakukan apa yang harus mereka lakukan, dan bukan pada tugas-tugas lain.
Serta mengatur waktu mereka dan tim mereka, para pemimpin perlu menghabiskan sedikit waktu pada diri mereka sendiri, dan terutama pada motivasi diri mereka. Seorang pemimpin yang tidak memiliki motivasi diri akan berjuang untuk memotivasi orang lain, seperti orang yang cepat untuk mendeteksi kurangnya ketulusan.
Mengembangkan Keterampilan Orang
Bidang lain yang sangat penting bagi para pemimpin adalah keterampilan dalam memimpin orang. Setelah semua, tanpa pengikut, tidak ada pemimpin.Para pemimpin perlu keterampilan dalam bekerja dengan orang lain atas dasar satu-ke-satu dan kelompok, dan berbagai alat di gudang senjata mereka untuk menghadapi berbagai situasi.Salah satu keterampilan pertama bahwa para pemimpin baru perlu menguasai adalah bagaimana mendelegasikan. Ini adalah keterampilan yang sulit bagi banyak orang tetapi, dilakukan dengan baik, delegasi dapat memberikan anggota tim tanggung jawab dan rasa kepemimpinan diri mereka sendiri, dan membantu mereka untuk tetap termotivasi.
Para pemimpin juga perlu tahu bagaimana memberikan orang lain pandangan mereka tentang kinerja pribadi dengan cara yang akan konstruktif bukan destruktif, dan juga mendengar pendapat orang lain.
sumber referensi : https://www.skillsyouneed.com/leadership-skills.html
Kemampuan untuk memimpin secara efektif didasarkan pada sejumlah keterampilan kunci. Keterampilan ini sangat dicari oleh majikan karena mereka melibatkan berurusan dengan orang-orang dengan cara seperti untuk memotivasi, antusias dan membangun rasa hormat.
peran kepemimpinan ada di sekitar kita, tidak hanya di lingkungan kerja.Mereka dapat diterapkan untuk setiap situasi di mana Anda diminta untuk memimpin, profesional, sosial dan di rumah dalam pengaturan keluarga. Idealnya, pemimpin menjadi pemimpin karena mereka memiliki kredibilitas, dan karena orang ingin mengikuti mereka.Dua pertanyaan yang sering ditanyakan adalah:
Apa sebenarnya adalah pemimpin? dan
Bagaimana menjadi seorang pemimpin berbeda dari menjadi manajer?
'Dan ‘Kepemimpinan tidak Manajemen’ untuk mengetahui lebih lanjut.Banyak orang juga bertanya-tanya apakah kepemimpinan benar-benar dapat diajarkan. Orang dengan kepentingan pribadi (akademisi dan orang-orang yang menawarkan pelatihan kepemimpinan atau literatur dari beberapa macam) yakin bahwa itu bisa. Banyak pemimpin yang sukses, bagaimanapun, tidak pernah memiliki pelatihan formal. Bagi mereka kepemimpinan adalah keadaan pikiran, dan itu adalah kepribadian dan sifat-sifat yang membuat mereka pemimpin yang sukses mereka.
Salah satu aspek yang paling penting dari kepemimpinan adalah bahwa tidak setiap pemimpin adalah sama. Tentu saja kita semua telah mendengar lelucon tentang kepemimpinan 'jamur' (menjaga mereka dalam gelap dan memberi mereka makan pada pupuk kandang) dan 'burung-burung camar' (menukik dalam, mengomel, dan drop hal yang tidak menyenangkan pada orang-orang), tapi bercanda samping, ada banyak yang berbeda gaya kepemimpinan.gaya kepemimpinan yang berbeda sesuai untuk orang yang berbeda dan situasi yang berbeda, dan para pemimpin terbaik belajar untuk menggunakan mereka semua.
Anda tentu saja dapat belajar tentang keterampilan kepemimpinan yang efektif dan praktek tapi bisa melaksanakannya sendiri mungkin memerlukan set yang sama sekali berbeda dari keterampilan dan sikap. Pertanyaan “kepemimpinan Can diajarkan?” Tidak memiliki jawaban yang sederhana dan kami tidak ingin berdebat untuk satu sisi atau yang lain, melainkan tetap berpikiran terbuka pada subjek dan memberikan informasi tentang keterampilan pemimpin yang baik perlu.Keterampilan Pemimpin Baik PerluMungkin keterampilan yang paling penting seorang pemimpin perlu adalah untuk dapat berpikir secara strategis.Kepemimpinan adalah tentang memiliki visi di mana Anda ingin menjadi dan bekerja untuk mencapai visi tersebut.
Di samping pemikiran strategis pergi pengorganisasian dan perencanaan tindakan, keduanya penting bagi penyampaian visi dan strategi, dan manajemen risiko untuk membantu Anda menghindari hal-hal yang salah, dan mengelola ketika mereka lakukan.
Para pemimpin juga harus mampu untuk membuat keputusan yang baik dalam mendukung pengiriman strategi mereka.
Sepanjang jalan untuk mencapai visi mereka seorang pemimpin akan datang atas banyak masalah.Oleh karena itu pemecahan masalah yang efektif adalah keterampilan kepemimpinan kunci lain. Dengan sikap positif, masalah bisa menjadi peluang dan pengalaman belajar, dan seorang pemimpin dapat memperoleh banyak informasi dari masalah diatasi.
Para pemimpin juga harus sangat terorganisir pada tingkat pribadi, dan mampu mengelola diri mereka sendiri dan waktu mereka, sehingga mereka dapat menghabiskan waktu melakukan apa yang harus mereka lakukan, dan bukan pada tugas-tugas lain.
Serta mengatur waktu mereka dan tim mereka, para pemimpin perlu menghabiskan sedikit waktu pada diri mereka sendiri, dan terutama pada motivasi diri mereka. Seorang pemimpin yang tidak memiliki motivasi diri akan berjuang untuk memotivasi orang lain, seperti orang yang cepat untuk mendeteksi kurangnya ketulusan.
Mengembangkan Keterampilan Orang
Bidang lain yang sangat penting bagi para pemimpin adalah keterampilan dalam memimpin orang. Setelah semua, tanpa pengikut, tidak ada pemimpin.Para pemimpin perlu keterampilan dalam bekerja dengan orang lain atas dasar satu-ke-satu dan kelompok, dan berbagai alat di gudang senjata mereka untuk menghadapi berbagai situasi.Salah satu keterampilan pertama bahwa para pemimpin baru perlu menguasai adalah bagaimana mendelegasikan. Ini adalah keterampilan yang sulit bagi banyak orang tetapi, dilakukan dengan baik, delegasi dapat memberikan anggota tim tanggung jawab dan rasa kepemimpinan diri mereka sendiri, dan membantu mereka untuk tetap termotivasi.
Para pemimpin juga perlu tahu bagaimana memberikan orang lain pandangan mereka tentang kinerja pribadi dengan cara yang akan konstruktif bukan destruktif, dan juga mendengar pendapat orang lain.
sumber referensi : https://www.skillsyouneed.com/leadership-skills.html



0 komentar:
Posting Komentar